Remaja Potensial Terserang HIV/AIDS

Share this :

Kediri, Koran Memo – Tingginya penularan HIV/AIDS di kalangan remaja di Kota Kediri membuat sebagian orang prihatin. Kemarin malam ratusan remaja Kota Kediri mengikuti acara malam renungan AIDS nasional. Acara ini dilakukan untuk mengingatkan kembali semua pihak tentang penyebaran HIV/AIDS di Kota Kediri.

Salah satu peserta renungan membacakan puisi bertemakan HIV/AIDS (amid/memo)
Salah satu peserta renungan membacakan puisi bertemakan HIV/AIDS (amid/memo)

Anjar, panitia pelaksana mengungkapkan acara ini dilaksanakan untuk merenungkan mengenai bagaimana penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia. Terutama bagaimana pemerintah Kota Kediri memperhatikan penanggulangan penyebaran virus ini di masyarakat.

Dalam tahun 2014, Dinkes Kota Kediri mencatat sebanyak 141 warga Kota Kediri mengidap HIV/AIDS. Hampir 50 persen dari pengidap tersebut merupakan remaja berusia produktif. Sementara pada tiga bulan tahun 2015 ini petugas mencatat pengidap HIV/AIDS di Kota Kediri bertambah 25 jiwa. “Selama dua tahun ini peningkatan penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja mencapai 45 persen,” ungkap Anjar.

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini menampilkan berbagai pertunjukan dari para peserta. Diantaranya penampilan musik akustik yang ditampilkan mahasiswa STAIN Kediri. Selain itu, juga terdapat pertunjukan treatrikal yang menggambarkan mengenai bahaya seks bebas, hingga ajakan untuk tidak melakukan seks bebas.

Anjar mengungkapkan tingginya penularan HIV/AIDS di kalangan remaja disebabkan karena pergaulan bebas. Selain itu penggunaan narkotika juga menjadi penyebab penyebaran virus ini. Tak hanya itu dari data dinas kesehatan terdapat beberapa pasangan sesama jenis di kalangan remaja juga terjangkit virus HIV.

Sementara itu Wakil Wali Kota Kediri, Lilik Muhibah mengungkapkan pecegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bukan saja urusan pemerintah. Namun juga harus adanya dukungan dari masyarakat, ormas, dan lembaga sosial masyarakat. “Kita perlu merenungkan masalah HIV/AIDS ini,” ungkap Ning Lik. (c5)