Rekom DPP terhadap Cabub Nganjuk , Masih kabur Terkendala Status Setnov

Share this :

Nganjuk, koranmem.com – Rekom DPP untuk mengusung Bakal Calon Bupati Nganjuk masih belum jelas, pasca ditetapkanya Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) dalam dugaan kasus korupsi e-KTP menjadi tersangka. Meski DPD partai Golkar sudah mendeklarasikan dukunganya terhadap Ita Triwibawati untuk menjadi Cabub Nganjuk

Dikonfirmasi tentang kapan  turunnya rekom dari DPP, Sekretaris DPD Partai Golkar Nganjuk, Firman Ady Suryo Bhawono  belum bisa menjawab secara gamblang. Dia beralasan, selain menjadi kewenangan pusat, saat ini DPP juga sedang ribut pasca adanya penetapan tersangka oleh KPK terhadap Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) dalam dugaan kasus korupsi e-KTP

“Tadi malam baru dilakukan pleno pembahasan Plt (pelaksana tugas) untuk menggantikan posisi Ketua Umum di pusat,” katanya.

Belum turunya rekom dan isu yang berkembang dukungan DPD Partai Golkar terhadap Ita Triwibawati, dikabarkan berubah arah , dipertegas kabar senter istri dari Bupati Nganjuk non aktif Taufiqurrahman dikabarkan mengundurkan diri dari pencalonan setelah adanya OTT KPK dalam kasus jual beli jabatan beberapa waktu lalu.

Firman Ady Suryo Bhawono, membantah dan menegaskan jika hingga saat ini belum ada perubahan terkait masalah arah dukungan dari partai berlambang pohon beringin.

“Belum ada (perubahan dukungan), isu tentang adanya arah dukungan dan mundurnya Bunda Ita dari pencalonan hanya dilempar oleh orang yang mau ngisruh saja,” tututrnya , Rabu (22/11) saat dikonfirmasi via telepon seluler.

Apakah ada kemungkinan dukungan Partai Golkar berubah arah ? Firman mengatakan jika untuk saat ini pihaknya tidak mau berandai-andai seperti itu. DPD Partai Golkar Nganjuk harus patuh dan mengamankan rekomendasi yang nanti diberikan dari DPP.

“Kami tidak mau berandai-andai. Apapun keputusan dari DPP harus kami amankan dan berusaha memenangkan calon siapapun yang memperoleh rekom dari pusat,” jelas Firman

Sementara, di sisi lain, Novi Rahman Hidayat, calon bupati yang telah mengantongi rekomendasi dari PDI-P dan PKB dikabarkan juga tengah menjalin komunikasi intens dengan Golkar. Bahkan, dalam wawancara sebelumnya, Novi menyampaikan harapannya untuk mengajak seluruh parpol di Nganjuk “nyawiji” alias bersatu dengan dia dalam mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang maju dan bermartabat.

Reporter : Andik Sukaca

Editor : Bambang Iswahyudhi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.