Beredar Sebuah Rekaman Tawaran Calo Banpres Muluskan Pencairan BLT 2,4 Juta

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Dunia maya Kabupaten Jombang beberapa hari terakhir dihebohkan oleh beredarnya penawaran dari diduga calo yang mengaku bisa meloloskan proses pencairan program bantuan presiden (Banpres) yang diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro di Jombang. Dalam tawaran itu, si calo menyampaikan syarat adanya potongan sejumlah uang dari total penerimaan sebesar Rp 2,4 juta, jika bantuan telah cair.

Informasi yang beredar, seorang tak dikenal telah mengirimkan sebuah ajakan kepada para pelaku usaha mikro untuk mengisi formulir pendaftaran Banpres, sama seperti yang ada di website Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang. Dia juga mengaku dia adalah “orang dalam”, jadi punya akses untuk mempercepat pencairan.

Oknum itu juga menyertakan pesan suara yang berbunyi, ‘Ini ada bantuan 2,4 juta, lha tapi ini lewat jalur dalem atau pakai orang dalem. Nanti semisal sampean (kamu) setuju, nanti jika cair uangnya hanya Rp 1.400.000 yang kamu terima. Dan yang 1 juta untuk orang dalemnya itu, kira-kira mau atau tidak?’

Menanggapi hal tersebut, Aries Yuswantoro, Kepala Bidang Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang mengaku belum mengetahui beredarnya pesan tersebut di masyarakat. Tapi dia meminta masyarakat jangan sampai percaya adanya hal tersebut. Karena pencairan Rp2,4 juta itu verifikasinya dari pusat langsung, bukan dinas.

Baca Juga: Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Bantengan Ditutup

“Kami sudah mengirimkan ke pusat. Ada 63.202 usulan dan nanti akan diverifikasi oleh pusat,” ujar Aries saat ditemui di kantornya, Jumat (25/9) siang.

Dia menjelaskan, setelah diverifikasi oleh pusat, baru nanti pencairan Banpres itu masuk ke rekening masing-masing pelaku usaha tersebut.

“Kalau memang ada yang mengaku orang dalam ya pastinya tidak bisa mengakses ke pusat. Kalaupun itu ada orang dari sana ya tetap tidak bisa. Kalau kami verifikasinya hanya berkas saja,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya juga tidak tahu kapan pencairannya Banpres BLT tersebut. Sementara ini pihak dinas belum bisa membuka pengajuan BLT kembali, karena sementara ini sudah melebihi kuota yang telah dikirimkan dari pusat.

Baca Juga: Tak Bermasker, Dua Orang di Kediri Kena Denda Rp 100 Ribu

“Kami mengimbau kepada masyarakat, tolong lebih disikapi dengan bijaksana. Karena ini bantuannya langsung dikirim rekeningnya masing-masing, kalaupun dipotong ya kita tidak tahu mekanismenya bagaimana. Yang jelas jika sudah cair, mereka (pelaku usaha) mendapatkan bantuan di rekening sesuai dengan jumlah yang diterimanya dari pemerintah pusat. Dan jangan percaya jika ada oknum-oknum tersebut,” pungkasnya.

Perlu diketahui, para Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah menyerahkan persyaratan untuk verifikasi program Bantuan Presiden (Banpres) produktif di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, dengan mendapatkan senilai Rp 2,4 juta yang akan diberikan ke para pelaku UMKM tersebut, sebagai tambahan modal dalam membantu usaha mikro agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Reporter : Taufiqur Rachman

Editor: Della Cahaya