Razia Café dan Warung di Tengah Pandemi, Dapat Puluhan Botol Miras

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Di tengah pandemi Covid-19, petugas Satpol PP Kabupaten Kedir melakukan razia café dan warung di dua wilayah. Dari razia tersebut petugas mengamankan 37 botol miras berbagai jenis.

Razia yang dilakukan Senin (14/9) siang menyasar café di Desa Bangsongan Kecamatan Kayen Kidul dengan jumlah miras 6 botol berbagai jenis. Selanjutnya merazia warung bakso di Desa Wonorejo Trisulo Plosoklaten dengan jumlah miras 6 botol. Petugas juga mengamankan 11 botol miras oplosan di Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem. Kemudian di Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem amankan 17 botol miras.

Agung Joko Retmono Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri mengatakan razia penyakit masyarakat ini dalam rangkaian menekan adanya peredaran miras di wilayah Kabupaten Kediri dan menekan angka kriminal akibat miras. “Awalnya petugas mendapatkan laporan adanya transaksi miras di café dan warung tersebut,” jelasnya.

Ditambahkan, laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan mendatangi empat lokasi toko dan café tersebut secara bergantian. Hasilnya didapati miras oplosan dan berbagai jenis botol miras berbagai jenis. Miras selanjutnya diamankan di Satpol PP Kabupaten Kediri dan pemiliknya diperiksa.

Di depan petugas yang memeriksa, pemilik miras mengakui menjual miras selama tiga bulan dan didapat dari Kediri. Miras dijual ke khusus pelanggan dewasa dengan harga Rp 50.000 hingga Rp 75.000. “Hingga sejauh ini miras kita amankan dan kita akan terus kembangkan melakukan razia miras ini,” imbuhnya.

Dijelaskan, menjelang pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kediri Desember mendatang, petugas akan melakukan razia ketertiban umum bersama petugas gabungan. Karenanya agar Kabupaten Kediri aman dan warga tetap menjalankan protokoler kesehatan dengan baik, petugas bersiap menggelar razia gabungan.

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu