Ratusan Warga Madiun Terjangkit DBD, Satu Orang Meninggal

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Ratusan warga Kabupaten Madiun terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Satu orang meninggal dunia.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Agung Tri Widodo mengatakan sesuai data, terhitung Senin (18/12) kemarin ada 111 kasus DB. “Satu orang meninggal dunia bernama Eka Sulastri, warga Desa Luworo Kecamatan Pilangkenceng,” katanya.

Dikatakan, jumlah itu meningkat signifikan dari tahun lalu yang cuma 87 kasus.
“Peningkatan itu disebabkan siklus musim. Serta tingkat PSN warga di suatu wilayah dan penderitanya didominasi anak-anak karena ketahanan fisik yang lebih lemah,’’ katanya.

Menyusul adanya korban meninggal, pihak Dinkes baru melakukan fogging diantaranya di empat RT, Desa Luworo, Pilangkenceng, Selasa (18/12).  ‘’Fogging dilakukan kembali pekan depan,’’ ujarnya kepada wartawan.

Agung menolak ketika disinggung langkah pengasapan terlambat lantaran terkesan dilaksanakan pasca timbul korban. Dalihnya fogging tidak hanya di Desa Luworo. Timnya telah melakukan pengasapan merata di seluruh Kabupaten Madiun sebanyak 130 kali sejak Januari lalu.

Menurutnya langkah terbaik adalah mencegah lewat PSN, 3M plus, dan penerapan juru pemantau jentik (jumantik) satu orang di satu rumah. Penekanannya program itu disosialisasikan ke masyarakat. Melibatkan bidan desa dan petugas puskesmas. ‘’Sudah kami lakukan, memang butuh waktu karena berkaitan dengan kebiasaan,’’ tuturnya.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu