Ratusan Pelajar SD di Tulungagung Alami Rabun Jauh ?

Tulungagung, koranmemo.com – Ratusan pelajar sekolah dasar (SD) di Kota Marmer Tulungagung diduga mengalami gangguan penglihatan (rabun jauh). Hal ini terungkap, saat Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) cabang Tulungagung mengadakan bakti sosial pembagian kacamata gratis pada Jumat (9/8) pagi. Ternyata langsung diserbu sekitar 200 pelajar SD se Tulungagung.

Radit (8) pelajar kelas 2 di SDN Tulungrejo Kecamatan Karangrejo yang ikut program bagi-bagi kacamata gratis tersebut mengatakan, rabun jauh yang dialaminya sejatinya sudah dirasakan sejak masih kelas 1.

Menurutnya, saat duduk dibangku paling belakang tiba-tiba matanya tidak bisa membaca tulisan yang ada di papan tulis. “Saya coba di bangku tengah juga tetap belum bisa membaca. Tapi kalau duduk di bangku paling depan, tulisan sudah terlihat,” katanya.

Kepada pewarta Radit mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab pandangan matanya menjadi kabur. Namun menurut keterangan orangtuanya yang saat itu menemaninya, diduga penyebabnya karena Radit terlalu sering bermain hp.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Mohammad Mastur menjelaskan, sejatinya penggunaan hp yang terlalu sering bukanlah faktor utama penyebab mata minus. Namun hanya berdampak pada kelelahan mata. “Penggunaan hp yang over dampaknya hanya kelelahan pada mata. Adapun mata minus bisa jadi karena faktor keturunan,” terangnya.

Namun demikian lanjut Mastur, pihaknya tidak memungkiri jika banyak pelajar SD yang mengalami hal serupa. Sehingga fenomena ini ditangkap oleh Gapopin dengan mengadakan bakti sosial pemeriksaan dan pembagian kaca mata secara gratis.

“Tujuannya membantu anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan sehingga proses belajarnya tidak terganggu,” katanya.

Adapun penjaringan pelajar yang mengalami gangguan penglihatan dilakukan melalui masing-masing Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Mastur menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kepedulian Gapopin ini. Sebab, semua kegiatan ini dibiayai oleh Gapopin. Bahkan, kegiatan ini tidak dilakukan di Tulungagung saja, melainkan juga di kota-kota lain diseluruh Indonesia.
“Informasinya ada 16.650 kacamata yang akan dibagi-bagikan. Sedangkan di Tulungagung kebagian sekitar 150 an,” tukasnya.

Terpisah ketua Gapopin Cabang Tulungagung Ahmad Bisri mengatakan, bakti sosial ini dilakukan untuk memperingati HUT Gapopin. Menurutnya, khusus di Jawa Timur disediakan 2000 kacamata dan di Tulungagung sekitar 190 kacamata gratis.
“Sasarannya memang anak SD, sebab anak SD cukup rentan matanya. Sehingga harus dibantu agar minus tidak bertambah parah,” ujarnya.

Reporter Yoppy Wijaya/Aminun Jabir

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date