Ratusan Anak TK Belajar Tentang Pemadam Kebakaran

Share this :

Trenggalek, Koranmemo.com – Ratusan anak TK Aisyiyah Trenggalek mengunjungi Markas Komando Pemadam Kebakaran di Jalan Ahmad Yani Trenggalek, Rabu (12/2). Kedatangan mereka untuk belajar mengenal alat-alat pemadam kebakaran, mulai alat pemadam ringan hingga mobil pemadam. Selain fungsi peralatan pemadam kebakaran, para siswa juga diberi pemahaman ketika berada di lokasi kebakaran.

Kepala Satpol PP dan Damkar Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, edukasi kepada sekitar 100 anak TK itu merupakan rangkaian kegiatan Damkar Goes To School. Tujuannya adalah mengenalkan seluk beluk dan tugas pemadam kebakaran kepada para siswa. “Bukan cuma taman kanak-kanak. Kegiatan ini juga menyasar para siswa sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah atas,” kata Triadi.

Selain penanganan kebakaran, kepada para siswa, Triadi juga menjelaskan fungsi lain Damkar yaitu evakuasi hewan berbahaya seperti ular, tawon ndas dan penyelamatan hewan peliharaan. Termasuk membantu penanganan bencana alam. Pengenalan sejak ini menurut Triadi penting untuk dilakukan. “Edukasi sejak dini itu penting,” kata Triadi.

Dengan edukasi sejak dini diharapkan anak menjadi mengerti dan memiliki gambaran apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana alam kebakaran. Selain mengenalkan alat-alat pemadam, mereka juga diedukasi tentang langkah yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran. “Adik-adik harus menuju titik evakuasi, kalau bisa jangan bergerombol saat akan menjauh dari lokasi kebakaran,” kata Triadi.

Para siswa yang mengikuti kegiatan itu tampak antusias, mendengarkan tiap kata yang disampaikan petugas. Setelah belajar tentang setiap hal yang berkaitan dengan pemadam kebakaran, mereka diajak untuk berkeliling kota naik mobil pemadam kebakaran. “Ternyata juga tidak hanya memadamkan api seperti yang selama ini mereka tahu,” kata salah satu orang tua murid, Savitri.

Menurutnya edukasi mengenai apa yang kerap dijumpai anak di sekitar lingkungan penting dilakukan. Apalagi edukasi ini berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. “Karena belajar kan tidak cukup hanya di ruang kelas saja. Dengan begitu, para anak-anak bisa tahu apa saja yang petugas Damkar kerjakan,” kata Savitri diamini orang tua siswa lainnya.(Adv)

Reporter Angga Prasetiya
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date