Ramadan Nekat Jual Miras, Begini Akibatnya

Jombang, koranmemo.com – Lantaran nekat menjual minuman keras (miras) pada Bulan Ramadan, EW (31), harus berurusan dengan polisi.  Warga Dusun Sambisari Desa Ceweng Kecamatan Diwek itu  diamankan aparat Polsek Diwek dari warungnya yang digunakan untuk menjajakan miras di Desa Tanon kecamatan setempat, Sabtu (12/5) sekitar pukul 13.30 WIB.

“Lokasi jualan di depan PT SGS Desa Tanon. Sedangkan sejumlah pemuda yang sedang minum miras di warung berhasil kabur tahu kami datang,” kata Kapolsek Diwek AKP Bambang Setiyo Budi, Minggu (27/5) sore melalui pesan whatsaap.

Dijelaskan, penggerebekan warung bermula dari infornasi bahwa di warung milik EW sering digunakan pesta miras. Petugas kemudian turun ke lokasi. Setibanya, polisi melihat sejumlah pemuda sedang pesta miras sehingga langsung didatangi.

Sayangnya, para pemabuk langsung kabur. Petugas kemudian memutuskan menggeledah warung. Hasilnya, ditemukan dua botol bekas air mineral yang berisi arak. “Kita temukan 1 botol kapasitas 1,5 liter dan 1 botol isi 0,5 liter berisi arak,” ungkap Bambang.

Selanjutnya EW berikut barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polsek Diwek untuk menjalani  proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku kedapatan menjual minuman keras yang dapat memabukkan tanpa izin, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (4) Perda Kabupaten Jombang nomor 16 tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman beralkhohol,” pungkasnya.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date