Puting Beliung Rusak 80 Rumah Warga

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang Dusun Sumbermiri Desa Bugasur Kecamatan Gudo, Sabtu (1/10) sore. Akibat kejadian ini, sekitar 80 rumah warga di desa tersebut rusak akibat diterjang puting beliung.

Sumari (42) salah satu warga Dusun Sumbermiri menuturkan, hujan mulai turun sekitar pukul 16.30 WIB. Semula hujan turun tidak begitu lebat. Beberapa saat kemudian hujan semakin lebat disertai angin kencang.

ÔÇťAngin kencang bertiup hanya sekitar 10 menit. Tapi langsung membuat genting, asbes porak poranda diterjang angin,” ujar Sumari, ditemui wartawan, Minggu (2/10) pagi.

Melihat genting dan asbes mulai runtuh, lanjut Sumari, anggota keluarga berlarian ke tempat yang lebih aman. “Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka. Hujan derasnya sampai maghrib tapi rumah warga sudah pada rusak karena angin puting beliung sekitar 10 menit itu,” tambahnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Nur Huda menjelaskan, angin puting beliung mengakibatkan 80 rumah warga rusak. “80 rumah rusak dengan rincian 7 rumah rusak berat, 26 rumah rusak sedang dan 47 rumah rusak ringan. Kategori rusak berat seperti hampir semua bagian rumah rusak seperti ambruk,” kata Huda.

Huda menambahkan, selain merusak puluhan rumah warga, angin puting beliung juga merusak fasilitas umum dan fasilitas ibadah. “Selain rumah, ada 2 pos kamling dan 1 musala yang rusak. Diperkirakan kerugian material sekitar Rp 409,5 juta,” terang Huda.

Untuk selanjutnya, kata Huda, BPBD akan mendata kerusakan rumah warga. “Hari ini kita mendata kerusakan seperti ukuran-ukuran genting yang rusak. Genting akan segera kami ganti. Karena prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) hari ini Minggu (2/10) masih akan turun hujan. Targetnya hari ini minimal genting sudah terpasang,” pungkas Huda. (ag)