Puskesmas di Blitar Minim Pendeteksi TBC

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Penyakit Tuberkulosis (TBC) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting. Sehingga masyarakat juga perlu mengetahui penyebabnya. Sampai saat ini, jumlah puskesmas di Kabupaten Blitar yang bisa melakukan pelayanan pemeriksaan penyakit TBC masih minim. Padahal jumlah total puskesmas yang ada di Kabupaten Blitar sebanyak 24 Puskesmas.

“Iya kita akui memang belum semua puskesmas bisa memberikan layanan kesehatan secara lengkap terhadap pemeriksaan deteksi penyakit TBC,” kata dr Cristine Indrawati, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Blitar, Senin (28/01).

Dijelaskan, selain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi dan Puskesmas Srengat yang bisa memberikan layanan pemeriksaan deteksi penyakit TBC, saat ini Puskesmas Sutojayan dipastikan sudah bisa memberikan layanan pemeriksaan deteksi penyakit TBC.

Menurutnya, pemeriksaan baru untuk mendeteksi TBC bernama Tes Cepat Molekuler (TCM). “Jadi bagi masyarakat yang menderita batuk berkepanjangan dan sudah dilakukan rontgen tidak ditemukan adanya penyakit, maka dapat melakukan pemeriksaan TCM. Sampai saat ini ada 2 puskesmas yang bisa melakukannya,” ujarnya.

Ditambahkan, kini bagi masyarakat yang akan melakukan pemeriksaan ini tidak perlu ke RSUD Wlingi melainkan bisa dilakukan di dua Puskesmas tersebut. Ia memastikan bakal terus berupaya menambah jumpah puskesmas yang bisa melayani pemeriksaan tersebut.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu