Pupuk Bersudsidi Gagal Diselundupkan

Share this :

Jombang, Koran Memo – Penyelundupan pupuk bersubsidi di Dusun Sukomulyo Desa Blimbing Kecamatan Gudo, berhasil digagalkan oleh aparat TNI. Pupuk Sebanyak 27 karung tersebut rencananya hendak dikirim ke wilayah Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri.

Pupuk bersubsidi yang hendak diselundupkan (agung/memo)
Pupuk bersubsidi yang hendak diselundupkan (agung/memo)

Selain mengamankan barang bukti pupuk, aparat TNI juga mengamankan tiga orang yang terdiri dari pembeli pupuk bernama Juwari (54) warga Desa Balongjeruk Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri, kemudian pembawa pupuk yakni Toni (33) dan Ikhwan (18) keduanya warga Desa Gajah Kecamatan Ngoro. Kini ketiga pelaku berikut barang bukti diserahkan ke aparat Polsek Gudo guna penanganan lebih lanjut.

“Tiga orang sedang kami periksa. Kami juga akan memanggil penjual pupuk bersubsidi tersebut. Jika terbukti mereka kita jerat Pasal 10 ayat (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara,” ujar Kapolsek Gudo AKP Yoga.

Informasi yang dihimpun Koran Memo, aksi penyelundupan pupuk pertama kali diketahui oleh Winoto (46) Kaur Pemerintahan Desa Blimbing. Awalnya dia melihat dua sepeda motor mondar-mandir di sekitar Dusun Sukomulyo. Winoto curiga karena dua motor tersebut membawa karung berisi pupuk bersubsidi. Pupuk tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mobil Avanza benopol AG 1639 DE.
Merasa ada yang tidak beres, Winoto lantas menghubungi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Blimbing, Serda Suroto. Sembari menunggu kedatangan Babinsa, Winoto kemudian bertanya perihal pupuk tersebut. Namun Winoto tidak mendapat jawaban atas pertanyaannya, justru Winoto kemudian terlibat adu mulut dengan pelaku.

Tidak lama berselang, Babinsa datang ke lokasi dan membawa, salah saatu pelaku yang kedapatan membawa pupuk berikut barang bukti ke Polsek Gudo. Dari pemeriksaan diketahui bahwa pupuk bersubsidi tersebut berasal dari kios ‘Remaja Jaya’ Desa Gajah Kecamatan Ngoro dan hendak dibawa ke Desa Balongjeruk Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri. Pupuk tersebut berjumlah 27 karung dengan rincian jenis urea 10 sak, ponska 7 sak, serta jenis ZA sebanyak 10 sak.

Selain mengamankan para pelaku serta 27 karung pupuk bersubsisi, aparat juga menyita satu unit mobil Avanza nopol AG 1639 DE, serta dua unit sepeda motor. Barang-barang tersebut merupakan milik Juwari, Toni dan Ikhwan. (ag)