Puncak MRSF, 7000 Orang Ikuti Senam Massal

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Ribuan orang terdiri dari pelajar, para santri, tenaga pendidik dan masyarakat Kabupaten Nganjuk, Minggu (10/3) pagi memadati area Car Free Day (CFD) Alun-alun Nganjuk. Mereka melakukan senam massal pada puncak milenial road safety festival (MRSF).

Selain melakukan senam massal 3 penjuru arah, juga dilakukan jalan sehat mengelilingi Alun-alun Nganjuk, peragaan seragam Polri oleh Polwan dan Polki Polres Nganjuk, serta freestyle, yakni peragaan yang memperlihatkan kepandaian  dalam mengoperasikan kendaraan, namun tetap memperhatikan keselamatan.

Puncaknya, pesta kembang api di siang hari dipimpin oleh AKP Am Rido Ariefianto Kasat Lantas Polres Nganjuk dengan didampingi oleh para perwira. Sebelumnya, warga disuguhi hiburan dan pembagian bingkisan serta hadiah utama sepeda gunung.

Dalam acara ini, Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta kembali mengingatkan agar tertib berlalulintas, terutama bagi para pelajar, dan masyarakat pada umumnya.

“Sekitar 67 jiwa dari kalangan pelajar meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2018. Apakah saudara-saudara sekalian mau menambah angka kecelakaan itu,” seru Dewa.

Dewa berharap, para pelajar generasi milenial ini dapat mematuhi peraturan lalu lintas, dan tidak ugal-ugalan di jalan, serta mewujudkan generasi milenial cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang. ” Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” tegasnya.

Dijelaskan, tujuan dari kegiatan ini agar terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan milenial, terwujudnya program keselamatan secara terprogram dan berkesinambungan.

Adanya peningkatan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan tingkat fasilitas korban kecelakaan lalu lintas dan membentuk relawan lalu lintas milenial indonesia. “Selain itu untuk mempererat hubungan kedekatan antara polisi lalu lintas dengan generasi milenial,” pungkas Dewa.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu