Puluhan WBP Rutan Kelas II B Trenggalek Ikuti Perekaman KTP-El

Trenggalek, koranmemo.com – Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Trenggalek mengikuti perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kamis (17/1). Perekaman KTP-El itu dilakukan serentak berdasarkan instruksi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Dadang Sudrajat, Kepala Rutan Kelas II B Trenggalek mengatakan, perekaman KTP-el WBP itu dilakukan di dalam Rutan yang terletak di Jalan Supriadi nomor 15 Kabupaten Trenggalek. Pihaknya mendatangkan petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Trenggalek untuk melakukan perekaman. “Perekaman untuk semua WBP,” ujarnya kepada koranmemo.com saat dikonfirmasi.

Dadang menyebut, sebanyak 292 WBP di Rutan Kelas II B Trenggalek, hanya terdapat 36 WBP yang melakukan perekaman pada Kamis (17/1). Pasalnya beberapa diantaranya sudah melakukan perekaman. Sementara terdapat sebanyak 26 WBP yang berasal dari luar Kabupaten Trenggalek belum melakukan perekaman. “Saat ini 292 WBP, sebanyak 16 WBP perempuan. Ada yang sudah perekaman dan ada yang masih proses. Kita akan terus berkoordinasi,” kata Dadang.

Sebanyak 26 WBP yang belum dapat melakukan perekaman itu disebabkan oleh beberapa hal, menyangkut permasalahan administrasi. Diantaranya belum jelasnya soal tempat tinggal maupun kejelasan status WBP yang bersangkutan. “Tadi ada 36 WBP yang sudah perekaman. Sebanyak 26 WBP masih proses. Saat ini masih diproses administrasinya,” kata Dadang sembari menyebut jumlah WBP berdasarkan alamat.

Dadang menyebut, sebanyak 118 WBP berasal dari Kabupaten Trenggalek, 5 WBP berasal dari luar Provinsi dan sebanyak 169 WBP dari luar Trenggalek namun masih di lingkup Provinsi Jawa Timur. “‌Perhari ini penghuni Rutan Kelas II B sebanyak 292 WBP. WBP wanita sebanyak 16 orang, berasal dari ‌luar provinsi 5 WBP dan 169 berasal dari luar Trenggalek namun masih di Jatim. Untuk Kabupaten‌ ada 118 WBP,” pungkasnya.

Ririn Eko Utoyo, Kabid Pengelolaan Administrasi Kependudukan Dispendukcapil Kabupaten Trenggalek mengatakan, dari 36 WBP yang melakukan perekaman sebanyak 29 WBP berasal dari luar Kabupaten Trenggalek. “Tadi ada sebanyak 36 WBP. Tujuh WBP berasal dari Kabupaten Trenggalek, dan sebanyak 29 WBP berasal dari luar Kabupaten Trenggalek,” kata Ririn saat ditemui di Rutan Kelas II B Trenggalek.

Ririn menyebut, sebanyak 26 WBP yang belum perekaman itu mayoritas terkendala beberapa hal. Diantaranya adalah data yang tidak bisa ditarik maupun beberapa kendala lainnya. Perekaman alamat WBP tidak boleh dicantumkan alamat Lapas WBP bersangkutan. Oleh sebab itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lintas daerah. “Perekaman data dengan elemen biometrik menyatu,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date