Puluhan Warga Demo Tuntut Sertifikat Tanah

Kediri, koranmemo.com – Puluhan warga Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri mendatangi kantor desa setempat. Hal itu mereka lakukan karena merasa kesal dengan lamanya waktu pengurusan sertifikat tanah. Mereka melakukan aksi menuntut pemerintah desa segera mempercepat penerbitan setifikat tanah.

Agus koordinator warga mengungkapkan aksi unjuk rasa tersebut merupakan luapan rasa kekecewaan warga terhadap proses pengurusan sertifikat tanah. Mereka menilai kinerja perangkat Desa Cangkring terlalu lama dalam proses penerbitan sertifikat.

Dalam unjuk rasa tersebut warga melakukan aksi dengan membakar sebuah ban bekas di halaman balai desa. Dengan menggunakan pengeras suara, warga menyampaikan keluhannya secara bergiliran. Mereka mengaku, mengajukan berkas pengurusan sertifikat melalui Sekretaris Desa Kaur Kesra Desa Sumber Cangkring.

“Proses penerbitan sertifikat ini kenapa lama sekali? Ada yang sudah tiga tahun bahkan sembilan tahun lalu mengajukan sertifikat, namun belum juga selelai,” ungkap Agus.

Agus mengungkapkan untuk biaya pengurusan sertifikat tanah miliknya dia telah mengeluarkan uang sebesar Rp 10 juta. Namun sampai saat ini sertifikat tersebut belum juga diberikan, padahal dia telah menyerahkan uang tersebut. Oleh sebab itulah dia bersama 20 warga lainnya yang menjadi korban mempertanyakan hal tersebut.

Mereka meminta menerbitkan sertifikat tanah tersebut atau mengembalikan berkas serta uang biaya kepada masyarakat. Menurut Agus, banyak warga lain yang bernasib sama. Bahkan, ada yang telah menyerahkan uang biaya hingga Rp 27 juta.

Menjawab tuntuan warga, Sekretaris Desa Sumbercangkring Syamsul Alawi meminta maaf atas keterlambatan ini. Menurutnya ada beberapa kendala yang membuat lamanya proses kepengurusan tersebut. Diantaranya masalah validasi yang sulit terpenuhi akibat kendala ahli waris.

Reporter Nuramid Hasyim

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date