Puluhan Ton Beras Poles Mengandung Klorin

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya SH SIk menegaskan bahwa puluhan ton beras yang dipoles dengan bahan pemutih berbahaya yang dijadikan barang bukti merupakan beras yang berbahaya dan mengandung zat kimia klorin.

     ” Penyidik telah memeriksa ahli dari dinas kesehatan, yang diantaranya menyatakan bahwa kandungan klorin tersebut dalam jangka panjang berpengaruh terhadap kesehatan,” jelasnya, Kamis (8/6).
Selain itu setelah nendapatkan hasil lab maka pihaknya akan melakukan gelar perkara yang tujuannya untuk menetapkan tersangka atas kasus ini.
Seperti yang diberitakan gudang milik Sujoko (39) warga Desa Tepas, Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar digerebek anggota tim satgas pangan dan ditemukan puluhan ton beras telah dipoles dengan menggunakan bahan pemutih.

Selain itu di tempat penggilingan beras ini polisi juga menemukan pelaku memproduksi, mengemas beras dengan menggunakan merk dan logo yang diduga tidak sesuai dengan standart perundang undangan yang berlaku.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.