Puluhan Pelajar Asal Papua Meriahkan HUT RI di Polres Blitar Kota

Blitar, koranmemo.com – Perayaan hari ulang tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia lebih meriah dirasakan di Mapolres Blitar Kota, Rabu (21/8). Selain berbagai perlombaan, kemeriahan lebih terasa lantaran melibatkan puluhan pelajar asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Kota Blitar.

Sebanyak 21 pelajar asal Papua bersama pelajar lainnya di Kota Blitar tampak kompak mengikuti perlombaan yang diadakan Polres Blitar Kota. Beberapa perlombaan diadakan, mulai makan kerupuk, balap kelereng, hingga lomba sungai beracun. Para peserta terlihat kompak saat ikut lomba sungai beracun. Peserta lomba sungai beracun ini berkelompok, yang terdiri dari lima orang yang bercampur antara pelajar asal Papua dengan pelajar asli Kota Blitar. Mereka berjalan dengan di atas tiga papan dari tempat botol minuman. Mereka tidak boleh jatuh dari papan sampai garis finish.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, acara ini diselenggarakan untuk merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Dalam acara ini, Polres mengundang siswa asal Papua yang sedang belajar di Kota Blitar.
Kegiatan ini sekaligus untuk menyakinkan para pelajar Papua yang sedang sekolah di Kota Blitar tetap aman.

Kapolres juga meminta para pelajar asal Papua tetap semangat menempuh pendidikan di Kota Blitar. “Kami pastikan para pelajar Papua yang sedang belajar di Kota Blitar aman. Kami minta mereka tetap fokus dalam belajar,” ujarnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, ada 21 pelajar asal Papua yang belajar di Blitar. Mereka merupakan peserta program afirmasi pendidikan menengah (Adem) di Jawa Timur yang kebanyakan menempuh pendidikan di SMA. Menurutnya, selama ini para pelajar asal Papua baik-baik saja di Blitar. Mereka bisa membaur dengan siswa lain di sekolah.  “Para siswa asal Papua membaur dengan siswa lain di sekolah. Kondisi ini yang harus terus dijaga,” katanya.

Sementara itu, Ap Ane Betho Doga (18), terlihat bersemangat mengikuti lomba makan kerupuk. Pemuda asli Wamena, Provinsi Papua, ini berhasil memenangkan lomba makan kerupuk .
“Saya dapat juara satu lomba makan kerupuk,” kata siswa kelas 12 SMA Katolik Diponegoro, Kota Blitar, itu usai mengikuti lomba di halaman Mapolres Blitar Kota.

Betho sudah tiga tahun ini tinggal di Kota Blitar. Dia bisa sekolah di Kota Blitar karena ikut program afirmasi pendidikan menengah di Jawa Timur. Selama tinggal di Kota Blitar, Betho mengaku baik-baik saja dengan teman-teman di sekolahnya. “Kalau di Blitar tidak ada saudara, adanya di Malang. Saya ikut tes program afirmasi juga di Malang,” katanya.

Pelajar lain asal Papua, Sarce Bano (17), mengatakan acara lomba dengan melibatkan pelajar dari sekolah lain ini sangat bagus untuk menjalin kerukunan. Para pelajar baik asal Papua maupun asal Blitar bisa lebih akrab lagi.
“Selama ini, kami tinggal di sini baik-baik saja. Saya juga ingin situasi di Papua kembali baik-baik dan aman-aman saja,” kata siswa kelas 12 SMAN 2 Kota Blitar.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date