Puluhan Massa Kepung Kantor Finance

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Sekitar 50 orang mengepung kantor finance Mandiri Tunas di jalan Kendarsari, no 32 Surabaya, Jumat (15/9) sore. Kedatangan mereka untuk mencari debt collector yang merampas mobil BR-V W 3 A milik H. Hasan. Diduga beking para debt collector adalah oknum aparat.

Menurut H. Hasan, pada Kamis (14/9) mobil dipakai saudaranya bernama Ronii. Mobil berjalan beriringan dengan mobil Brigadir Ardian anggota Polresta Sidoarjo. Saat melewati jalan Pahlawan Sidoarjo, saudaranya langsung dipepet oleh para debt collector.

Mengetahui itu Brigadir Ardian turun untuk melerai. Bukanya pembicaraan yang dilakukan, malah para debt colletor langsung memiting brigadir Ardian dan Roni.” Akibat perbuatan kekerasan itu membuat brigadir Ardian terkilir tangannya. Sedangkan Roni juga terdapat memar di beberapa tubuhnya. Dan sudah melakukan visum,” kata Haji Hasan.

Mengetahui mobilnya dirampas, Haji Hasan bersama saudara dan teman-temannya secara ramai – ramai mendatangi mandiri tunas finance di jalan Kendang Sari Tenggilis Surabaya untuk protes atas penarikan mobilnya yang tidak sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Selain itu dia juga mengatakan bahwa telah terjadi penganiayaan kepada temannya yang membawa mobil terasebut.

Protes H Hasan bersama teman mendapat tanggapan serius dari Mandiri Tunas Finance dan  sepakat untuk mengeluarkan dan mengembalikan mobil tersebut kepada H Hasan.

” Sesuai hasil kesepakatan H Hasan beserta saudara dan tim menunggu di depan kantor Mandiri Tunas Finance. tepatnya pukul 14.20 WIB datang mobilnya,” tutur Haji Hasan.

Sedangkan dari pihak Mandiri Tunas Finance memilih bungkam.

Reporter: Ahmad Alamudin

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.