PT KAI Temukan Ratusan Perlintasan Tanpa Palang Pintu 

Share this :

Kediri,koranmemo.com – Pemudik atau pengendara  khususnya  roda dua, diimbau agar  selalu berhati-hati saat melintas di area perlintasan kereta api PT KAI Wilayah  Daops 7 Madiun.

Data yang dihimpun menyebutkan, saat ini untuk wilayah Madiun – Kediri – Tulunganggung – Blitar tercatat ada sekitar 200 lebih perlintasan Kereta Api yang tidak berpalang pintu.

Menurut Supriyanyo Humas Daops 7 Madium, saat ini ada 310 perlintasan kereta api. Dari ratusan jumlah perlintasan yang ada, hanya 75 perlintasan yang dinyatakan sudah berpalang pintu. “Yang dijaga oleh PT KAI kurang lebih ada 75, sisanya ada masyarakat malah tidak terjaga,” pungkas Supriyanyo Minggu (18/5).

Guna meminimalisir terjadinya kecelakaan, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur telah berupaya mengambil langkah -langkah dengan melakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas serta pemasangan early warning sistem. “Pemasangan erly warning sistem sudah ada di seratus titik. ” tandasnya.

Meski sudah berpalang pintu dan dijaga oleh petugas, kenyataannya masih banyak ditemui para pengendara yang nekat menerobos palang pintu perlintasan hingga terjadi kecelakaan seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Ngadiluwih beberapa waktu lalu yang mengakibatkan ibu dan tewas.

 Disinggung mengenai hal ini Supriyanto kembali menjelaskan, sesuai ketentuan UU pasal 116  disebutkan jika kapan atau dimana pengendara wajib mengurangi laju kendaraanya saat melintasi perlintasan Kereta Api.  “Kami imbau masyarakat untuk mematuhi, minimal untuk keselamatan dirinya dulu,” katanya.

Ditambahkanya,  kecepatan laju kereta api sekarang lebih tinggi jika dibandingkan pada sebelumnya. Sebelumnya kecepatan kereta api yang melintas di wilayah Kediri sebatas 60 hingga 70 kilometer per jam, kini meningkat sampai 90 kilo meter perjam.

Reporter: Abdhur Rosyid

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.