Proyek Peningkatan Jalan Pingit Gador Amburadul

Share this :
Pekerja proyek sedang melakukan pekerjaan cor tanpa lakukan adukan adonan semen (Hardi/Memo)
Pekerja proyek sedang melakukan pekerjaan cor tanpa lakukan adukan adonan semen (Hardi/Memo)

Trenggalek, Memo-Sejumlah warga Dusun Pingit, Desa Gador, Kecamatan Durenan Trenggalek mengkritisi pekerjaan penigkatan jalan lingkungan yang dikerjakan salah satu kontraktor. Proyek tersebut dinilai amburadul dan diduga banyak menyalahi spesifikasi serta tidak sesuai dengan bagan gambar denah proyek.

Minimnya pengawasan dari dinas terkait dan minimnya pantauan konsultan pengawas, menyebabkan pelaksanaan pekerjaan, sepertinya tanpa gambar. Para pekerjanya tidak dibekali rujukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek. Maka, hasil pekerjaannyaseperti banyak terjadi ketimpangan .

Menurut pemantauan Karan Memo di lapangan, pengerjaan cor rabat terlihat terlalu tipis,sehingga banyak muncul batu kricak sebagai adonan.

Diperkirakan, hasil pekerjaan itu akan cepat rusak. Karena bahan semen hanya ditaburkan diatas cor tanpa ada pengadukan. Ini akan menyebabkan hasil cor nantinya cepat mengelupas.

Dugaan banyak pihak dan sejumlah warga, ini terjadi akibat minimnya pengawasan dinas terkait sehingga menyebabkan pekerjaan terkesan amburadul.

Nur Yasin(36),warga RT 09 RW 05 Desa Gador, Kecamatan Durenan, menyayangkan kualitas proyek peningkatan jalan dilingkungan desanya. Proyek itu dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan dan terkesan asal asalan sehingga amburadul. “Ini uang rakyat,kenapa proyek jadi seperti ini?,” katanya bernada tanya.

Warga lain berharap, dinas terkait harus memantua secara intensif sehingga pelaksanaan pekerjaan bisa disesuaikan dengan spesifikasi. Sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pekerjaan dan hasilnya juga bisa lebih tahan lama. (pong/hrd/haz)