Program PTSL Disambut Antusias Oleh Warga Blitar

Blitar, koranmemo.com – Program pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL di Kota Blitar disambut antusias oleh warga. Tahun 2020 lalu saja ada sekitar 300 bidang tanah yang diikutkan pada program sertifikat dari pemerintah pusat itu.

Banyaknya bidang tanah yang masuk dalam program itu mendapat apresiasi dari Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kota Blitar. Tahun ini atau 2021 BPN menargetkan sedikitnya ada 450 bidang tanah yang diikutkan dalam program PTSL.

“Iya kami menargetkan tahun ini ada peningkatan. Tahun lalu hanya 300 bidang tanah, tahun ini targetnya 450 bidang tanah,” kata Kepala BPN Kota Blitar, Budi Doyo.

Budi menjelaskan, untuk mewujudkan program itu, pihaknya sudah melakukan persiapan. Salah satunya yakni koordinasi dengan instansi terkait. Yakni dalam hal ini Pemkot Blitar.

Harapannya, Pemkot Blitar beserta kelurahan juga bersiap diri. Seperti dalam hal pendataan di lapangan. Di Kota Blitar ada tiga kecamatan yakni Kecamatan Kepanjenkidul, Sukorejo dan Sananwetan. Sementara jumlah kelurahan sebanyak 21.

“Pendataan ini penting. Warga yang hendak ikut PTSL harus didata dulu selanjutnya ada pengecekan,” katanya.

Sesuai dengan jadwal bahwasanya program PTSL dimulai pada awal tahun ini. Ada beberapa proses yang harus dilalui. Sebelumnya biasanya instansi terkait yakni BPN dan Pemkot Blitar dalam hal ini kelurahan bakal mendata. Itu setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi.

Sesudah sosialisasi bakal didata warga yang mengikuti. Jika sudah petugas gabungan nantinya bakal turun untuk cek. Yakni petugas dari BPN, kelurahan, RT dan RW hingga warga yang memiliki tanah. Nantinya bakal diukur dan dicocokkan. Begitu sudah kelar, tinggal menunggu proses dan sertifikat tanah bisa diserahkan ke warga.

Reporter: Abdul Aziz Wahyudi
Editor: Della Cahaya