Program Jatim Peduli Keselamatan (Peka) 2015

Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Upaya Satuan lalulintas (Satlantas) Polres Tulungagung dalam menyukseskan Operasi Patuh Semeru (OPS) 2015 serta program Jatim Peduli Keselamatan (Peka) 2015 terus dikonkritkan.

Kasat Lantas AKP Rini Pamungkas ketika memberikan hadiah helm kepada salah satu murid TK
Kasat Lantas AKP Rini Pamungkas ketika memberikan hadiah helm kepada salah satu murid TK

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar acara bertema ”Polisi Sahabat Anak” di gedung Serba Guna Jl. I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (06/06). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya tertib berlalu-lintas sejak dini.

Diikuti oleh sekitar 600 murid TK dari TK Bhayangkari, TK Al Badhar, TK Pembina dan TK Kartika. Acara ini juga dihadiri oleh tim dari Direktorat Lalulintas(Ditlantas) Polda Jatim serta turut mengundang Kasatlantas dari jajaran Polres samping yakni Polres Trenggalek, Polres Kabupaten Blitar, dan Polres Blitar Kota.

Kapolres Tulungagung AKBP Bhirawa Braja Paksa melalui Kasat Lantas AKP Rini Pamungkas menjelaskan acara yang digelar jajarannya merupakan rangkaian dari program Jatim Peka hasil kerja sama Ditlantas Polda Jatim bersama Dinas Pendidikan (Disdik)Kabupaten Tulungagung. Pihaknya berharap sosialisasi dan pengetahun tentang berlalu-lintas sejak dini bisa menyadarkan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas.

”Insyaallah, ke depan bisa lebih tertib. Semoga publik sadar bahwa menaati rambu lalu lintas merupakan hal utama dari keselamatan diri dan orang lain” ujar Rini.

AKBP Juli Setyadi Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Jatim, memberikan pengarahan  kepada para murid TK se Kabupaten Tulungagung di gedung Serba Guna Polres (deny/memo)
AKBP Juli Setyadi Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Jatim, memberikan pengarahan kepada para murid TK se Kabupaten Tulungagung di gedung Serba Guna Polres (deny/memo)

Rini menerangkan, acara sosialisasi bertema ”Polisi Sahabat Anak” merupakan salah satu program dari 11 program yang dibuat dalam progam Jatim Peka. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan lalu lintas sejak dini dengan mendekatkan Polantas dengan anak-anak. Sehingga terbentuk budaya tertib lalu lintas pada anak-anak. Penyampaian atau pemberian materi tentang tertib berlalu lintas melalui panggung boneka Semeru, taman lantas portable, dan bus zebra cendikia semeru.

“Kegiatannya banyak, diantaranya tentang Panggung Boneka Semeru, Perkenalan Bus Cendikia semeru, Permainan Ular Tangga, dan Taman Lantas Portable. Kami ingin anak tidak takut lagi pada polisi dan bisa menjadi sahabat,” paparnya.

Berdasarkan pantauan Koran Memo, acara ini sangat disambut antusias para murid. Karena dengan cara penyampaian materi melalui pangung boneka semeru, serta permainan sulap yang membawa tema tata cara tertib berlalu lintas, anak-anak diharapakan bisa menerima serta mengerti dengan materi tertib berlalu lintas yang disampaikan melalui media hiburan tersebut. Disela – sela acara kegiatan yang diadakan juga ada lomba tanya jawab dengan materi tertib lalu lintas, bagi yang bisa menjawab akan mendapatkan hadiah helm dari Kasat lantas Polres Tulungagung.

Rini menambahkan, Disdik Kabupaten Tulungagung juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Satlantas Polres Tulungagung dan Ditlantas Polda Jatim dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. ”Kami  berharap pihak dinas pendidikan turut mendukung. Tentunya, program ini akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah di semua tingkatan yang berkepentingan dengan peraturan tertib berlalu lintas,” tandasnya. (den/Jb)

Follow Untuk Berita Up to Date