Prestasi Tim Basket Putri SMKN 2 Kediri

Kediri, Koran Memo – Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, SMKN 2 Kediri juga berprestasi di bidang olahraga, khususnya basket putri. Tim yang diberi nama Smekda Vema ini telah menjuarai berbagai kompetisi bola basket dari tingkat kota hingga tingkat provinsi. Meskipun dari dulu memang sudah terkenal bagus, namun prestasi tim di bawah asuhan Deka Aristiyanto, guru olahrga SMKN 2 Kediri, semakin gemilang di tahun 2015 ini.

Tim Smekda Vema usai latihan di GOR Indocourt (ist)
Tim Smekda Vema usai latihan di GOR Indocourt (ist)

Elvia Dewi Juliana, siswi kelas XII akuntansi sekaligus kapten Smekda Vema, mengatakan meskipun jumlah anggota Smekda Vema ini tidak sebanyak tim basket putri di sekolah lain, namun anggota-anggotanya ini pemain basket yang sudah jadi. “Jadi mereka masuk basket di sekolah ini bukan hanya karena mereka iseng, tapi karena mereka memang sudah pemain basket sejak SMP, termasuk saya,” ujar Elvia, Kamis (29/10).

Untuk tahun 2015 ini, Smekda Vema berhasil meraih juara pertama di beberapa kejuaraan, antara lain kejuaraan basket antar SMA sederajat se-Kota Kediri yang diadakan oleh SMA Negeri 1 Kediri bulan September lalu dan Walikota Cup antar SMA sederajat se-eks Karesidenan Kediri tanggal 4-10 Oktober. Saat ini, ke-13 anggota Smekda Vema juga tengah persiapan menghadapi final Dandim Cup hari Minggu besok di Jombang.

Keberhasilan tim Smekda Vema ini memperoleh juara, tidak terlepas dari usaha mereka selama ini. Kapan pun ada kesempatan, para anggota Smekda Vema selalu berlatih secara individu. “Kalau latihan formal, 1 minggu hanya 3 kali, hari Selasa, Kamis dan Jumat di GOR Indocourt. Tapi kalau latihan yang non formal, itu hampir tiap hari bisa,” ujar Yessi Rian Sari, salah satu pemain yang selalu menjadi starting five di tiap pertandingan.

Selain karena mereka memang mencintai basket, hal lain yang menurut Elvia membuat Smekda Vema semakin kuat adalah karena solidnya hubungan di antara mereka ber-13. Padahal, tidak ada satu pun dari mereka yang satu jurusan apalagi satu kelas. “Dari dulu di Smekda Vema memang nggak pernah ada sok-sokan senioritas. Kita ber-13 sekarang juga seperti itu. Tidak ada perbedaan,” ujar Elvia. (c6)

Follow Untuk Berita Up to Date