Presiden Jokowi Akui Jatim Jadi Sorotan Masalah Penanganan Pandemi Covid-19

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Kunjungan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi di Surabaya disambut seluruh pejabat dengan dilakukan pengawalan secara ketat.

Pada kunjungan tersebut Presiden Jokowi tiba di Gedung Negara Grahadi Surabaya dan langsung memimpin rapat koordinasi (Rakor) untuk memberikan pengarahan dalam penanganan kasus Covid-19 yang juga dihadiri beberapa Menteri diantaranya, Menkopolhukam RI Mahfud MD, Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata RI Wishnutama, dan seluruh pejabat Forkopimda Jatim hingga Kepala Dinas (Kadis) terkait.

“Kami laksanakan kunjungan Rakor memberikan pengarahan bagaimana semaksimal mungkin dengan menekan angka kasus virus Corona yang ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya mendukung secara ekonomi dan sosial kepada masyarakat yang juga terdampak wabah Covid-19. “Kami ingatkan agar peran Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Timur untuk terus mendorong masyarakat memiliki perasaan yang sama bahwa, di tengah kehidupan ada masalah yang dapat diselesaikan secara gotong royong bersama yakni, Pandemi Corona,” kata Presiden RI Jokowi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (25/6/2020).

Presiden Jokowi menyampaikan, hal ini jangan sampai masyarakat merasa normal saja yang sehingga akan lupa, dan tidak menggunakan masker, serta mematuhi protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh Pemerintah.

Khusus di Jawa Timur, sambung Presiden Jokowi memang tengah menjadi sorotan dalam menangani wabah Covid-19, demikian mengacu pada data tersebut pad per 24 Juni 2020 jumlah angka kasus Corona saat ini totalnya sebanyak 10.282 kasus, setelah ada penambahan baru sebanyak 183 kasus.

Dari jumlah itu, kata Presiden Jokowi sebanyak 6.043 pasien masih dirawat, dan sebanyak 3.236 pasien dinyatakan sudah sembuh serta 767 pasien meninggal dunia, maka dari total kasus itu hampir separuh berada di Kota Surabaya.

Reporter: M Fauzi
Editor: Achmad Saichu