PPDB SMK/SMA Tahun Ini Hanya Satu Gelombang

Share this :

Kediri, koranmemo.comPenerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK pada tahun ajaran 2018/2019 akan menggunakan sistem satu gelombang. Penerapan ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang masih menggunakan sistem dua gelombang.

Kasi Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kediri, Sidik Purnomo mengatakan, ada yang baru dalam PPDB SMA Negeri dan SMK Negeri pada tahun ajaran 2018/2019. Perubahan ini dilakukan untuk mendukung sistem zonasi yang diterapkan sejak tahun ajaran kemarin.“Untuk tahun 2018 ini PPDB nya tidak ada dua gelombang. Cukup satu gelombang saja, jadi sekali selesai. Jadi saya harap, ada koordinasi baik antara Kota dengan Kabupaten untuk mensukseskan ini,” ujarnya.

Penerimaan peserta didik baru tetap sama yakni dengan sistem online dengan format zonasi yang telah ditetapkan. Dikatakan, pada sistem zonasi itu tetap sama dengan tahun lalu, siswa memiliki dua pilihan yakni pilihan pertama dalam zonasi dan pilihan kedua luar zona.

“Selain itu semuanya sama, PPDBnya tetap dengan sistem online, serta ada sistem offlinenya yang sama seperti tahun lalu. Yaitu, jalur offline itu dari jalur mitra warga yakni masyarakat miskin, dua jalur prestasi, dan ketiga jalur bidik misi bagi siswa berprestasi tapi tidak mampu,” jelasnya.

Lebih lanjut, pada PPDB tersebut akan menggunakan nilai Ujian Nasional di tingkat SMP dan sederajat guna bisa memasuki sekolah yang diinginkan. Sidik berharap, mulai saat ini kepala sekolah sudah mempersiapkan untuk melaksanakan PPDB agar bisa berjalan dengan baik.

“Kepala Sekolah semuanya harus sudah mempersiapkan ini, selain sebentar lagi juga akan menghadapi UNBK. Tapi, untuk kelancaran PPDB nantinya lebih baik dipersiapkan juga mulai dari sekarang,” tandasnya.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu