Ponakan ODGJ Kubur Paman, Sudah 8 Tahun Hidup Satu Rumah Dengan Paman

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Dusun/Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, sempat dihebohkan dengan penemuan mayat Wakib (80), kakek renta asal desa setempat, yang terkubur dengan kondisi tidak sempurna. Setelah dilaporkan dan ditangani pihak Polsek Ngoro, diketahui jika identitas mayat adalah Wakib (80). Dalam pendalaman, diketahui jika Wakib dikubur oleh ponakannya, bernama Suyono (35), yang merupakan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Melihat adanya fenomena ini, Dinas Sosial Kabupaten Jombang, mengaku telah menerjunkan tim ke lokasi, terkait penanganan lanjutan terhadap Suyono. Mengingat, ia hanya tinggal berdua bersama Wakib, pamannya (sebelumnya ditulis kakeknya, red) yang telah meninggal tersebut.

Terkait fenomena ini, Dinas Sosial Kabupaten Jombang mengaku telah berkoordinasi dengan tim Dinsos di jajaran bawah seperti TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial) hingga pendamping ODGJ.

“Klien atau ODGJ ini memang sudah 8 tahun lebih hidup bersama pamannya (Wakib, red). Hasil assesment yang kami lakukan, yang bersangkutan ODGJ tidak agresif. Masih biasa dilakukan komunikasi-komunikasi walau terbatas,” ungkapnya.

Kemudian menurut Saleh, pihaknya melakukan assesment terkait perlindungan jaminan sosialnya, yang ternyata juga telah lengkap. Selain itu juga menyiapkan layanan rujukan rehabilitasi bagi yang bersangkutan.

“Nanti keputusan di lingkungan sosialnya bagaimana. Baik melalui desa, pusat kesehatan jiwa (puskeswa), keluarga. Kabarnya juga masih menghubungi ibunya yang ada di Nganjuk. Kemudian bagaimana keputusannya. Yang jelas kita sudah menyiapkan layanan rujukan,” paparnya Saleh.

Terpisah, Kapolsek Ngoro AKP Lely Bahtiar, saat dikonfirmasi tentang hasil visum terhadap jenazah Wakib, menyatakan tidak ada tanda kekerasan. “Tidak ada tanda kekerasan, diindikasi jantung koroner dan ada penebalan pada pembuluh darah,” tutupnya.

Sebelumnya, warga Dusun/Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, mendadak heboh. Ini setelah ditemukannya manusia yang dikubur, namun tidak sempurna dan masih terlihat bagian tubuhnya, Kamis (13/2).

Dari data yang diperoleh wartawan, yang dikubur adalah seorang kakek renta bernama Wakib (80). Ia didiga dikubur oleh ponakannya, yang merupakan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), bernama Suyono (35) di belakang rumah yang mereka tinggali.

Reporter: Agung Pamungkas
Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date