Pom Bensin Sinduro Terbakar, Api Dipicu dari Mobil Milik Pengecer Bahan Bakar

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor: 54.634.03 di kelurahan Surodikraman Kecamatan Ponorogo terbakar hebat, Sabtu (22/6) malam. Kejadian ini dipicu adanya mobil yang tengah mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Waktu itu sekitar pukul 16.30 sore, ketika mobil jenis Carry Nopol  AD 9062 CG milik Sumali (40) warga RT 2 Desa Joho Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri, bermuatan 18 tabung LPG 3 Kg dan 4 jeriken, tengah mengisi BBM jenis Premium ke dalam sejumlah jeriken yang berada di dalam mobil.

Ketika mobil hendak meninggalkan pom bensin tiba-tiba api keluar dari dalam mobil dan membakar mobil. Sumali yang terkejut lantas begegas melompat meninggalkan mobil. Naas saat, ditinggalkan pengemudinya mobil yang terbakar justru memutar dan kembali ke dalam SPBU serta menabrak mesin pengisian Premium.

“Api itu keluar dari dalam mobil, dan membakar mobil. Ditinggalkan pengemudinya mobil balik lagi dan membakar Pom. Pengemudinya terbakar tanganya saat ini dilarikan di RSU Muslimat,” ujar ketua RT setempat, Sukamto.

Sementara itu, salah satu petugas pom bensin, Febri mengungkapkan akibat kejadian ini satu unit mesin Pompa dan kanopi atap pom bensin milik H.Suyanti (56) warga Kelurahan Nologaten Kecamatan Ponorogo ludes terbakar. ” Satu unit mesin pompa premium dan kanopi habis terbakar,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Kabid Tipung Tranmaskab Dinas Satpol-PP dan Damkar Ponorogo, Joko Setyawan mengatakan, api baru bisa dipadamkan 1,5 jam kemudian, setelah dua unit mobil Damkar milik Pemkab diterjunkan untuk memadamkan api.

Pihaknya mengaku kesulitan, lantaran adanya tabung di dalam mobil membuat api terus membesar. ” Kesulitanya karena ada tabung di dalam mobil. Jadi api membesar terus. Baru 1,5 jam kemudian api bisa dipadamkan,” ungkapnya.

Sedangkan, dokter spialis bedah umum RSU Muslimat Ponorogo dr Heru Iskandar mengungkapkan, pemilik mobil carry yang terbakar Sumali mengalami luka bakar 15%. Dengan rincian tangan kanan 9 % dan kaki 6 %. Saat ini korban dirawat di ruang obeservasi rumah sakit. ” Korban mengalami luka bakar 15 %. Ditangan dan kaki. Saat ini dirawat di ruang observasi,” ujarnya.

Saat ini, pom bensin dipasangi garis polisi. Hal ini untuk mencegah kawanan masa untuk merangsek masuk ke lokasi kejadian. Kasus kebakaran ini  ditangani pihak Polres Ponorogo.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu