Polres Trenggalek Gagalkan Penyelundupan Benur Dalam Jumlah Besar

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Polres Trenggalek berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan ribu baby lobster di wilayahnya. Pelaku berinisial AN asal Kabupaten Pacitan yang mengangkut benur (bibit lobster) tanpa dilengkapi dokumen resmi tersebut, ditangkap saat melintas di jalan raya Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek, Minggu (9/8).

Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring menuturkan, kasus penyelundupan benur ini, merupakan terbesar yang bernah diungkap oleh jajaran Polres Trenggalek

“Pelaku membawa total 41.786 ekor benih lobster. Dibawa ke Mapolres Trenggalek untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tutur AKBP Doni.

Masih kata AKBP Doni, benih lobster tersebut terdiri dari dua jenis, yakni jenis pasir sebanyak 39.576 ekor dan jenis mutiara 2.210 ekor. Benih-benih tersebut dimasukkan ke dalam 9 box dan diangkut menggunakan kendaraan kijang inova warna hitam.

Berdasarkan interogasi awal, benih lobster tersebut diambil AN dari pengepul inisial KO warga Kecamatan Panggul dan rencananya akan dibawa ke Kabupaten Pacitan.

“Kasus ini masih terus kita dalami siapa saja dan jaringan yang terlibat.” imbuhnya

Doni mengatakan, Kabupaten Trenggalek merupakan wilayah pesisir yang memang memiliki kerawanan cukup tinggi. Pihaknya telah membentuk satu tim khusus yang bertugas mengungkap kasus-kasus yang berkaitan dengan kejahatan kelautan dan perikanan termasuk penyelundupan benih lobster dari perairan Trenggalek.

“Puji syukur, ini adalah keberhasilan dari Tim Khusus yang kita bentuk bekerjasama dengan Polsek setempat,” tandasnya.

Reporter : Dias Ahmad Farid
Editor : Della Cahaya