Polres Lumajang Tangkap Pelaku Fotografer Porno

Lumajang, koranmemo.com – Bermula dari viralnya sejumlah adegan Fotografer Porno yang menggunakan talent anak-anak di bawah umur sebagai objek pengambilan gambarnya. Akhirnya Polres Lumajang melakukan penangkapan dan menetapkan 3 orang pelaku sebagai tersangka yang diduga mengidap kelainan jiwa ini.

Diketahui ketiga tersangka tersebut pertama berinisial MR (25) atau yang akrab dipanggil Masteng warga Jalan Kolonel Suruji RT. 04, RW. 03, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, NR (24) warga Dusun Sekardawung, RT. 02, RW.10, Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, dan RS (28) warga Jalan Poe Bongo Palu, RT 06, RW. 03, Desa Boyaoge, Kec. Palu barat, Kota Palu.

“Akibat perbuatannya, ketiganya harus mendekam di balik jeruji besi dengan waktu yang cukup lama,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP. Hasran, SH, M. Hum., dalam press Reallese di lobi Mapolres Lumajang, Senin (20/8/2018).

“Ketiga tersangka ini kami jerat dengan pasal berlapis, UU Pornografi, UU PPA, dan masih kita dalami lagi,” tegasnya.

Dijelaskan pula modus operandi dari para pelaku ini mengancam para korbannya dengan bakal menyebar foto-foto bugil dari para talent, untuk menuruti hasratnya untuk disetubuhi dan diperas secara materi.

“Perbuatan inilah yang tidak bisa kami biarkan, karena para pelaku ini sudah menyalahgunakan pekerjaan seninya untuk hal yang tidak baik”,Paparnya.

Sementara dari pengakuan tersangka Masteng, ada sekitar 40 anak yang menjadi objek korban perbuatan bejadnya, namun sejauh ini masih ada 4 korban yang sudah melaporkan kasus ini kepada polres Lumajang.

“Yang menjadi Talent ada sekitar 40 anak, di Lumajang dan Jember”,Ucap Masteng.

Diakui pula, bahwa para korbannya secara pribadi oleh Masteng hanya ditelanjangi dan diremas bagian kemaluannya serta di kulum pakai mulutnya, sementara pernyataan ini sangat bertentangan dari pernyataan korban yang melalui chattingnya mengatakan telah diperkosa oleh ketiga pelaku dinbawah ancaman.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP. Hasran, SH, M. Hum., berpesan kepada Masyarakat luas, agar jangan takut melakukan pelaporan jika pernah merasa menjadi korban para pelaku ini.

“Masih ada 4 orang korban pelapor, kami juga mempersilahkan jika ada yang merasa jadi korban para pelaku ini, dan kami jamin keselamatan korban kami jamin”,Pungkasnya.

Reporter : Abd Halim, Sp

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date