Polres Kediri Kota Sosialisasi Kesehatan Gigi

Kediri, koranmemo.com – Murid Taman Kanak – Kanak (TK) Kemala Bhayangkari Kota Kediri, terlihat antusias mendapat sosialisasi kesehatan gigi dari Polres Kediri Kota, Kamis (24/1). Selain mengetahui bagaimana cara menggosok gigi yanh baik, anak – anak juga mendapat pemeriksaan gigi gratis. Tak hanya anak – anak, beberapa wali murid juga turut mengantre untuk memeriksakan kondisi gigi mereka.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi mengatakan, sosialisasi kesehatan gigi serta pemeriksaan gigi gratis dilakukan sekaligus untuk melaksanakan kegiatan Satgas Nusantara, Milenial Road Safety Festival, dan Bhayangkari cabang Kediri Kota. “Kegiatan pemeriksaan gigi gratis dan sosialisasi ini, dilakukan untuk memberikan edukasi kepada anak – anak agar kesehatan gigi mereka tetap terjaga,” jelasnya, saat ditemui Koranmemo.com.

Ada 73 murid dan 30 wali murid, lanjut Anthon, yang turut serta dalam kegiatan ini. Anak – anak terlihat sangat antusias memperhatikan arahan yang diberikan oleh dokter gigi, dengan memperagakan cara menggosok gigi yang baik dan benar. Beberapa wali murid juga segera mengambil tempat untuk mengantre. “Ini sebagai salah satu media edukasi bagi anak – anak. Mungkin, jika diajak orang tua ke dokter gigi, mereka merasa takut. Dengan adanya kegiatan seperti ini, merubah pandangan mereka bahwa pemeriksaan gigi tidak seperti apa yang mereka bayangkan,” sahutnya.

Terlebih lagi, sambung Anthon, kesehatan gigi menjadi modal penting bagi anak – anak, untuk mendukung meraih cita – cita. Diharapkan, kegiatan ini bisa memberikan dampak yang positif di kehidupan sehari – hari. “Misalnya, anak – anak dapat membiasakan diri menggosok gigi setiap hari. Peran orang tua juga penting sehingga kebiasaan baik seperti menggosok gigi bisa dilakukan hingga dewasa,” imbuhnya.

Hal senada juga diutarakan Desian Kurniasari, Dokter Gigi, dengan memberikan sosialisasi cara menggosok gigi yang baik dan benar, gigi anak dapat terjaga kesehatannya. Gigi anak rentan terkena karies gigi, lantaran kebiasaan anak yang suka mengkonsumsi makanan yang manis. Jika makanan manis tersebut masih menempel pada gigi, bisa mengakibatkan gigi berlubang.

Dengan menggosok gigi, selain merawat gigi susu juga membantu kesehatan gigi permanen yang akan tumbuh. “Kalau gigi mereka sudah berlubang, kesehatan gigi permanen mereka juga akan terganganggu. Kebiasaan menggosok gigi, harus mulai dilakukan sejak usia dini. Mungkin kebanyakan anak – anak masih asal – asalan saat menggosok gigi, dengan sosialisasi ini mereka tahu bahwa cara menggosok gigi bagian samping, depan, dan atas, tidak sama,” kata Desiana.

Nunuk (61) salah satu wali murid menambahkan, dengan pemeriksaan gigi ini, ia tahu kesehatan giginya. Jika ada gigi yang berlubang atau masalah kesehatan gigi yang lain, bisa segera melakukan upaya pengobatan. “Kalau orang tua seperti saya, pasti ada karang gigi. Tadi hasil pemeriksaan juga seperti itu, dan bisa segera melakukan pembersihan. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan kembali, karena selain memberikan edukasi kepada anak – anak, orang tua juga dapat tambahan pengetahuan cara merawat kesehatan gigi,” ucapnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu