Polres Kediri Gelar Rakor Tolak Unjuk Rasa Anarkis

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Polres Kediri bersama organisasi masyarakat dari perwakilan GP Ansor, Nadhalatul Ulama, Muhammadiyah, dan Banser melaksanakan deklarasi dan pernyataan sikap menolak unjuk rasa anarkis di gedung Graha Jana Nuraga Mapolres Kediri, Jumat (16/10).

Kasubbag Humas Polres Kediri Iptu Ratmoko Budi Lantono menjelaskan, kegiatan ini untuk mengantisipasi unjuk rasa dengan tindakan anarkis karena beberapa hari lalu di depan gedung dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Kediri ada oknum demo menolak UU Cipta Kerja yang sudah rencana untuk membuat kerusuhan.

“Alhamdulillah dari anggota unit Resmob dan Unit Intelkam Polres Kediri bisa mengamankan 7 oknum pendemo yang kedapatan membawa ketapel dan batu untuk membuat rusuh,” katanya.

Sementara Rizmi Haitami Azizi ketua PC GP Ansor Kabupaten Kediri menyatakan dalam bentuk sinergi dari Polri memang baik untuk melakukan pengamanan, namun jika pendemo melakukan aksi anarkis maka organisasi masyarakat tidak akan sepakat karena untuk menyampaikan aspirasi ada caranya sendiri harus dilakukan dengan baik dan tertib serta aksi anarkis merupakan cara untuk memecah belah bangsa.

Selain itu, mengimbau kepada unjuk rasa jika menyampaikan aspirasi harus dilakukan dengan cara yang baik.”Kami berharap jangan sampai ada pihak-pihak yang menyimpang dan harus tetap tertib jika melakukan aksi demo,” tuturnya.

Reporter Rizky Rusdiyanto
Editor Achmad Saichu