Polisi Mengaku Telah Kantongi Identitas Pemasok Pil

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang terus mendalami keterangan VN (33), asal RT 04/RW 06 Dusun Krandegan Desa Kedungmlati Kecamatan Kesamben, yang nekat menyelundupkan pil koplo dalam buah salak ke Lapas Klas IIB Jombang, Senin (24/8) lalu.

Dari pendalaman yang dilakukan, polisi mengaku telah mengantongi identitas seorang pria, yang diduga sebagai pemasok atau pengirim ribuan butir pil koplo yang dibawa VN, yang kemudian hendak diselundupkan ke H (35), sang suami yang menjadi pesakitan di lapas.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengungkapkan, identitas pria diduga pemasok pil dapat diketahui setelah pihaknya menyelidiki alur komunikasi pada nomor HP (handphone) VN, sebelum aksi penyelundupan terbongkar. Hanya saja nomer pria tersebut sudah non aktif.

“Meskipun disembunyikan atau di private number, kita juga koordinasi kerjasama dengan Polda Jatim atas nomor HP pelaku. Pemasok itu seorang laki-laki dan identitasnya sudah kita kantongi,” ungkap AKP Mukid, kepada Koran Memo, Kamis (3/9).

Mukid juga telah mengungkap keterangan dari  suami VN yang mendekam di lapas. Dari keterangannya, aksi penyelundupan pertama sebanyak kurang lebih hampir 900 butir dengan dikemas di dalam buah salak berhasil lolos dari pemeriksaan penjaga lapas.

“Telah diakui kalau di dalam lapas, barang haram itu di jual lagi ke warga binaan lain, dengan harga per tik (10 butir) dijual berkisar sampai Rp 50 ribu. Dari keuntungan sangat menggiurkan ini, H membeli dengan harga Rp1 juta dan dijual bisa untung mencapai Rp3 jutaan,” bebernya.

Masih menurut Mukid, hingga kini pihaknya mengejar pelaku pemasok pil ke lapas. Mukid juga menyatakan belum ada indikasi keterlibatan pegawai lapas dalam aksi penyelundupan pil koplo tersebut.

“Kami juga tetap akan mendalami penyelidikan terhadap siapa pengirim perantara yang ke istrinya ini dengan melakukan tracking nomor tersangka dan bukti transfer. Nanti kalau sudah ada gambaran jelas dalam tracking maupun kloning di nomor itu nanti kita akan informasikan kepada rekan-rekan pers,” pungkasnya.

Baca Juga: Satlantas Polresta Malang Kota Sediakan Samling Bermasker

Baca Juga: Jumlah Pendonor Berkurang, Stok Kantong Darah Masih Aman

Sebelumnya, aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang meringkus VN (33), yang nekat menyelundupkan pil koplo dalam buah salak ke Lapas Klas IIB Jombang, dengan tujuan kepada H (35), suaminya, yang mendekam di Lapas, Senin (24/8) lalu.

Dalam pengakuannya, ibu tiga anak ini menerima upah Rp 200 ribu dalam setiap pengiriman, dimana aksi ini diakuinya sudah dilakukan dua kali.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Editor: Della Cahaya