Polisi Janji Tetapkan Tersangka Proyek Watu Dakon Akhir September

Madiun, koranmemo.com – Penyidik Polres Madiun berjanji akan menetapkan tersangka kasus dugaan perusakan lingkungan dalam proyek ilegal Watu Dakon Resort (WDR) di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada akhir September 2019. “Ya nanti untuk penetapan tersangka akan kita lakukan akhir bulan ini,” kata Kasatreskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro.

Dikatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi tambahan terkait kasus proyek ilegal tersebut.

“Saat ini kita sedang melakukan penyidikan, sudah melakukan pemeriksaan tambahan sebanyak delapan saksi, dari kepala desa, OPD baik ESDM, DLH, Bappeda, Camat dan juga pelapor,” katanya.

Dalam penyelidikan, polisi telah memeriksa tujuh saksi yakni dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yaitu Dinas Pariwisata kabupaten Madiun, Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pengawas pekerja proyek WDR, Camat, Kepala Desa dan saksi pelapor.

Dari keterangan para saksi, akan dipelajari dan ditarik kesimpulan kemudian akhir bulan Seotember ini akan dilalukan gelar perkara penaikan status dari saksi menjadi tersangka. Tidak hanya OPD terkait, pemeriksaan saksi juga melibatkan LH Pemprov Jatim dengan indikasi yang masih sama dalam hal perusakan lingkungan.
Sementara saat ditanya terkait kendala yang dialami dalam pengungkapan kasus ini, ia menjawab tidak ada, hanya saja diperlukan waktu untuk melengkapi saksi saksi tambahan dari beberapa OPD. “Jadwalnya menyesuaikan itu, status yang dari lidik sekrang sudah sidik,” tuturnya.

Ditambahkan sampai saat ini dari sejumlah saksi yang diperiksa kooperatif semua, hanya saja perlu penyesuaian waktu antara saksi yang akan diperiksa dengan pihak Satreskrim sehingga membutuhkan waktu yang begitu lama.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date