Polemik Kain Seragam Sekolah, DPRD Jombang Berencana Panggil Disdikbud

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Pimpinan DPRD Jombang, berencana memanggil pihak Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) setempat, terkait  polemik kain seragam gratis maupun kain seragam batik yang diperuntukkan para siswa siswi baru pada jenjang SD/MI maupun SMP/MTS di lingkup kota santri.

“Memang setelah pimpinan dan alat kelengkapan dewan terbentuk kami akan memanggil Disdikbud secepatnya sebagai pihak yang berwenang menangani persoalan tersebut,” ujar Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi, Minggu (29/9).

Politisi PKB tersebut mengakui banyaknya persoalan dan keluhan dari masyarakat, terutama wali murid siswa baru dari kalangan kurang mampu. Sehingga pihak-pihak terkait harus melakukan evaluasi program unggulan Bupati dan wakil Bupati terpilih.

Terlebih lagi, terkait pengadaan seragam batik yang dilakukan sekolah masing-masing ini juga harus benar-benar diawasi. Mas’ud juga mewanti-wanti agar pihak-pihak yang terkait tidak bermain-main dengan pengadaan kain seragam batik. “Ini kami sudah sering menghimbau agar dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” terangnya.

Sementara itu, Mustofa dari fraksi PKS, anggota Komisi D DPRD Jombang, menyampaikan juga untuk rencana pemanggilan memang akan dilakukan secepatnya. Kalau bisa besok (senin) akan memanggil Disdikbud. Selain itu, dirinya juga meminta agar penegak hukum juga mengawasi program kain seragam ini, sebab hal itu sangat rawan untuk disalahgunakan.

“Tidak ada salahnya juga penegak hukum mengawasi program ini. Apalagi penyuplai kain seragam batik ini hanya satu supplier saja. Kalau memang mekanismenya benar dan bisa dipertanggung jawabkan tidak masalah, tapi yang jelas jangan sampai ada yang bermain agar mendapat keuntungan sendiri,” tutupnya.

Reporter : Taufiqur Rahman

Editor Achmad Saichu