Polda Gelar Psikotes Pemegang Senpi

Share this :

Blitar, koranmemo.com– Pasca tertembaknya mahasiswa di Jember oleh anggota kepolisian, SDM Polda Jatim menggelar ujian psikotest bagi 260 anggota Polres Blitar Kota yang memegang senjata api (senpi), Rabu (15/3) pagi, di GOR Soekarno Hatta kota setempat. Bahkan, pihak Polda juga akan menarik senpi bagi anggota yang tidak lolos ujian tersebut.

Test ini dilakukan guna menghindari adanya anggota kepolisian yang tidak layak memegang senpi. Karena itulah para anggota yang tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh Polda Jatim tidak diperkenankan memegang senpi.

“Ini untuk menghindari adanya anggota kepolisian yang menyalahgunakan senjata api seperti yang terjadi di Kabupaten Jember, Jatim,” ungkap Kompol M. Mujib Ridwan, Kasubbag Psikologi Biro SDM Polda Jatim.

Seperti diketahui, sebelumnya Briptu BM, anggota Brimob Polda Jatim, menembak Dedi, seorang mahasiswa di Jember. Terkait hal ini, pihak Polda mengakui jika berdasarkan hasil pemeriksaan, Briptu BM memang belum menjalani psikotest untuk memegang senpi, namun mengambil senjata di pos penjagaan untuk dibawa.

Reporter : Andik Sukaca

Editor : Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.