PO Mbandel, Izin Trayek akan Dicabut

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek akan mencabut izin trayek suatu PO (Perusahaan Outobus) yang membandel. Hal tersebut disampaikan Agus Sigid Hari Basuki Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek terkait digelarnya razia terhadap bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di terminal Surodakan Trenggalek. “Bagi yang membandel akan disanksi pencabutan trayeknya,” ujarnya, Selasa (11/7).

Dikatakan, dalam razia ini pihaknya tidak ambil pusing terhadap beberapa PO yang ditengarai berbuat nakal dengan membiarkan unit angkutannya tetap beropersi walau kondisinya sudah tidak layak. “Kita akan tetap tindak tegas bagi perusahaan yang membiarkan kendaraannya tidak laik jalan,” ucapnya.

Dikatakan, tindakan yang bakal diambil dalam razia ini misalnya untuk pelanggaran yang menyangkut kondisi lampu maupun kelistrikan bus yang rusak, ban dan sistem pengereman yang sudah dalam kondisi aus. “Tadi bus yang akan jalan kita cek semua mulai fast move (onderdil yang biasa selalu diganti-red ) sampai body,”lanjutnya.

Untuk sanksi kepada bus yang tidak laik jalan, diungkapkan,  akan menerapkan sanksi mulai sanksi ringan sampai sanksi yang paling berat. “ Sementara kita sodori surat pernyataan untuk memperbaiki bagian kendaraan yang rusak ,”ungkapnya.

Untuk kendaraan yang dirasa memang terlalu parah , maka menurutnya, langsung dengan tegas meminta pihak PO untuk mengkandangkan unitnya itu. “Yang parah kita perintahkan untuk tidak jalan dan kita silakan kembali ke garasinya,”paparnya.

Reporter : Agus Riyanto

Editor      : Hamzah Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.