Plt Wali Kota Santoso Siap Tindaklanjuti Usulan Dewan

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Plt Wali Kota Blitar Santoso mengucapkan terimakasih kepada fraksi-fraksi  DPRD Kota Blitar soal  penyampaian RAPBD  2020. Pemkot Blitar bakal menindaklanjuti  dan digunakan untuk perbaikan pengelolaan  keuangan dan pemerintahan di masa datang.

Hal itu diungkapkan Plt Wali Kota Santoso saat memberikan tanggapan dari fraksi-fraksi DPRD Kota Blitar soal RAPBD 2020 nanti.  Seperti soal penyajian dokumen  lengkap dengan prosesnya serta aturan atau dasar pelaksanaan. Termasuk soal indikator kinerja sasaran tahun 2020 yang lebih rendah dibanding tahun 2019.

“Berdasar evaluasi,   ada beberapa indikator sasaran yang sudah mencapai target.  Dan pada RKPD tidak diubah mengingat perubahan target harus dibarengi dengan perubahan perda RPJMD dan perwali renstra pembangunan daerah. Nah, kebijakan yang diambil untuk indikator sasaran yang sudah mencapai  itu, tidak menjadi prioritas  pembangunan. Tetapi hanya sebagai penunjang saja untuk pertahankan capaian,” katanya.

Selain itu, kata Santoso lagi,  soal  percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, bahwasanya pemkot salah satu program prioritas pembangunan  tahun 2020 adalah percepatan penanggulangan kemiskinan. Pemkot juga sudah  mengalokasikan anggaran di beberapa  perangkat daerah yang melaksanakan kegiatan.

Seperti prioritas pendidikan berupa  seragam gratis dan hingga fasilitas pendukung.  Prioritas bidang kesehatan  dengan program pelayanan kesehatan keluarga miskin melalui penerima bantuan iuran daerah jaminan nasional, BPJS, Jamkesda oleh Dinas Kesehatan. Ada juga pelaksanaan khitan masal oleh dinas sosial.

Selain itu, kata Santoso, prioritas bidang perumahan dengan program rehabilitasi rumah tidak layak huni  di dinas perumahan dan permukiman. Sementara bidang pangan, dengan program  Rastrada bagi keluarga miskin, pemberian bingkisan Lebaran hingga santunan anak yatim.

“Sementara untuk  bidang pelatihan  dan lapangan kerja dengan program pembinaan kemampuan keterampilan bagi wirausaha baru, keluarga miskin, pemuda putus sekolah. Ini ditangani dinas koperasi dan UKM, DPMNaker, dinas perdagangan dan perindustrian, dinas pemuda olahraga dan dinas sosial,” tambahnya.

Santoso menambahkan, program itu utamanya yang menjadi prioritas percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran akan terus dikembangkan cakupan dan sasarannya.  “Untuk  pembangunan infrakstruktur sarana prasarana perkotaan yang sedang proses pengerjaan, kami optimistis pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Untuk pekerjaan fisik tahun depan, pemkot  sedang menyiapkan dokumen perencanaan serta berusaha memenuhi kebutuhan lahan untuk pembebasan lahan. Selain infrakstruktur, pemkot juga terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mulai bidang pendidikan, kesehatan hingga pelayanan administrasi  kependudukan. Kami juga terus inovasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana pelayanan sampai dengan pemanfaatan teknologi informasi,” katanya. (adv/humas pemkot blitar)

Reporter Aziz

Editor Achmad Saichu