Pilkades Serentak Awal November, Kapolres: Ada Desa yang Sangat Rawan

Jombang, koranmemo.com – Sebanyak 287 desa di Kabupaten Jombang, akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak, pada 4 November 2019 Dari sini, otoritas keamanan setempat juga mulai memetakan soal kerawanan konflik antar pendukung.

Berdasarkan peta pengamanan Pilkades serentak yang dilakukan Polres Jombang, dari 287 desa terdapat 67 desa kategori rawan, dan 5 desa kategori sangat rawan.

“Yang sangat rawan ya sekitar 5 (desa), yang kategori rawan 67 (desa), dan sisanya aman. Kita tidak perlu menyebutkan desa-desa mana, karena akan menimbulkan trauma di masyarakat,” kata Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, usai apel pengamanan pelantikan dan pengambilan sumpah janji presiden dan wakil presiden, di lapangan mapolres, Jumat (18/10) pagi.

Lebih dalam Boby menjelaskan, kerawanan yang dimaksud yakni potensi rawan konflik antar pendukung. “Jadi kerawanan konflik antar pendukung (calon kades,red),” sambungnnya.

Untuk pola pengamanan sendiri, lanjut Boby, akan melibatkan instansi samping, seperti TNI dan unsur Linmas. “CB (cara bertindak, red) tentu saja menyesuaikan ya. Jadi pendekatan dan lain sebagainya itu menyesuaikan situasi,” ujar kapolres.

Guna mengantisipasi potensi konflik tersebut, lanjut Kapolres, akan dibentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk Pilkades. “Nanti kita bentuk satgas anti judi dan Pilkades. Kita bentuk bukan untuk satu desa namun secara umum secara keseluruhan,” paparnya.

Selain itu menurut Boby, pembentukan satgas guna mencegah adanya pemanfaatan situasi oleh kelompok tertentu pada saat pilkades, sehingga bisa memicu ketidakkondusifan. “Satgas nanti dari unsur reskrim,” pungkasnya.

Reporter Agung Pamungkas
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date