Peziarah Banjiri Makam Pendiri NU

Jombang, Memo –¬†Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Hadratussyaikh Hasyim Asyari di Pondok Pesantren Tebuireng Kecamatan Diwek, dibanjiri peziarah. Selain itu peziarah juga berkunjung ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) serta KH Wahid Hasyim, yang memang berada dalam satu komplek di pesantren yang berdiri sejak tahun 1899 ini.

Para peziarah sedang berada di makam Gus Dur (agung/memo)
Para peziarah sedang berada di makam Gus Dur (agung/memo)

Lokasi lain yang dikunjungi peziarah menjelang datangnya bulan Ramadan 1437 H adalah makam KH Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dan makam KH Bisri Syansuri di komplek Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar. Dua kiai tersebut juga pendiri ormas NU.

Kebanyakan para peziarah itu datang secara rombongan. Mereka berasal dari berbagai penjuru kota. Begitu memasuki area makam, para peziarah duduk dengan tertib sembari membaca tahlil. Lantunan doa juga mengalun. “Kami datang dari Pekalongan sebanyak satu bus. Jumlahnya sekitar 40 orang. Ziarah ini kami lakukan menyambut datangnya bulan Ramadan,” ujar Rizki (17), anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pekalongan, ditemui di makam Gus Dur, Jumat (3/6).

Selain rombongan asal Pekalongan, di lokasi tersebut juga masih banyak rombongan dari daerah lain yang juga berdoa dengan khusuk di makam kiai NU tersebut. “Kalau saya dari Parimono Jombang sini saja,” ungkap Mustofa sembari berjalan meninggalkan makam Gus Dur.

Pengurus Ponpes Tebuireng, Lukman Hakim mengatakan, sejak dua pekan terakhir pengunjung makam Gus Dur meningkat tajam. Menurut Lukman, hal itu lepas dari tradisi di kalangan nahdliyin, yakni melakukan ziarah makam sebelum masuk bulan Ramadan. Selain Gus Dur, di komplek tersebut juga terdapat makam pendiri NU Hadratus Syaikh Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim, serta KH Yusuf Hasyim, serta keluarga Tebuireng lainnya.

Lukman menyebut, peningkatan peziarah itu mencapai 100 persen. Betapa tidak, jika hari biasa, jumlah peziarah sekitar 5 ribu orang sehari. Namun mendekat bulan Ramadan ini tembus 10 ribu peziarah per hari. “Saat ini di Tebuireng jumlah peziarah mencapai 10 ribu orang per hari. Meningkat dua kali lipat dari hari biasa,” pungkas Lukman. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date