Petugas Gabungan Razia Tempat Hiburan

Share this :

Kediri, Koran Memo – Sebanyak lima puluh petugas gabungan,terdiri dari Satpol PP,Polres Kediri, polisi militer, dan Kodim, Sabtu(20/6) pukul 21.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB melakukan razia gabungan di beberapa eks lokalisasi dan tempat hiburan. Hasilnya seluruh tempat hiburan dan eks lokalisasi terpantau tutup dan tidak beroperasi.

Petugas gabungan melakukan razia di beberapa lokalisasi dan tempat hiburan (bakti/memo)
Petugas gabungan melakukan razia di beberapa lokalisasi dan tempat hiburan (bakti/memo)

Eks lokalisasi yang dirazia petugas diantaranya adalah Bong di Desa Wonojoyo Gurah, Gedang Sewu Pare, dan Tambi Kandangan. Sementara untuk tempat karaoke yakni DJ Karaoke di pertokoan Jl PK Bangsa Pare. Razia ini untuk memastikan apakah pengelola tempat hiburan benar-benar mematuhi ketentuan yang ada.

Agung Joko Retmono Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri mengatakan, pihaknya sengaja langsung melakukan penyisiran sejumlah eks lokalisasi dan tempat hiburan. Namun sampai sejauh ini pengelola tempat hiburan dan eks lokalisasi untuk sementara terlihat tutup.

“Saat kita di TKP tersebut memang tempat karaoke DJ karaoke tutup. Seperti juga saat razia di eks lokalisasi semua tutup total dan kita hanya menemui pemilik wismanya saja. Dikatakan semua penghuni sudah pulang ke daerah masing-masing,” jelasnya.

Agung menambahkan, pihaknya akan terus memantau kondisi tempat hiburan dan eks lokalisasi ini sewaktu-waktu. Jika tetap buka, pengelola tempat hiburan akan diberi sanksi tegas termasuk pemilik wisma di eks lokalisasi.Hal ini dimaksudkan untuk menghormati pelaksanaan umat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kita akan terus menggelar razia gabungan ini selama bulan puasa.Kita berharap mereka tetap menaati kesepakatan yang sudah dicapai bersama sebelum puasa.Secara menyeluruh tempat hiburan,exs lokalisasi dan panti pijat akan kita razia baik siang atau malam hari,” imbuhnya.(bak)