Petugas Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Sabu Total 4.570 Gram

Sidoarjo, koranmemo.com – Petugas Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan 5 kali upaya penyelundupan narkotika. Dari lima penindakan tersebut, total sabu seberat 5.570 gram berhasil diamankan.

“Dari lima penindakan ini, tiga diantaranya dengan cara pengiriman paket melalui kantor Pos. Yang dua penindakan dibawa oleh penumpang pesawat,” kata Budi Harjanto Kepala Bea Cukai Juanda di kantor, Jum’at (31/05/2019).

Dijelaskan, penindakan pertama pada Jum’at (28/4/2019) sekitar pukul 11.30 WIB Kantor Pos MPC Surabaya di  jalan Juanda, Sidoarjo. Dari ungkap kasus itu, Ilmih Fauzi, (28) warga Klampis Bangkalan diamankan usai  menerima paket sabu seberat 2.070 gram.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Budi, petugas Bea Cukai telah mendapatkan pengakuan dari tersangka Ilmi Fauzi. Dari keterangannya, akan ada dua pengiriman berikutnya dengan pemesan paket bernama Ainul Yaqin.

Usai dilakukan pemantauan, penindakan yang kedua berhasil menangkap istri Ainul Yaqin pada Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 14.00 WIB di Kantor Pos MPC Surabaya di Juanda.

“Dengan penerima paket Mariana. Ia menerima empat bungkus sabu seberat 540 gram dan satu bungkus ekstasi sebanyak 50 butir yang disembunyikan di dalam televisi,” tambah Budi.

Penindakan ke tiga pada Rabu (8/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB di tempat yang sama yakni Kantor Pos MPC Surabaya di Juanda.

Nah, penerima paket yang dipantau tersebut akhirnya tiba. Atas nama Ainul Yaqin, (32) warga Bangkalan Madura. dia menerima paket sabu seberat 520 gram yang disembunyikan di dalam X-box game.

Selanjutnya, penindakan ke empat pada Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Kali ini berbeda dengan tempat sebelumnya. Penggagalan 770 gram Sabu-sabu ini digagalkan saat Hasan bin Hamsah berada di Terminal kedatangan Internasional Bandara Juanda. “Barang tersebut ditinggal oleh pemilik di konveyor,” cetusnya.

Penindakan kelima pada Selasa (27/5/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, di Terminal kedatangan Internasional Bandara Juanda. Penumpang pesawat Air Asia QZ 321 rute Malaysia ke Surabaya ini bernama Suprapto (38) warga Batu Mamar Pamekasan Madura. Membawa sabu seberat 670 gram yangbdi sembunyi di kemasan minuman bubuk Milo.

Ditambahkan, mereka berupaya menyelundupkan sabu dengan modus lama yang sering dilakukan oleh tersangka lain, namun upaya mereka selalu gagal. Karena petugas gabungan Bea Cukai Bandara Juanda selalu sigap.

“Selanjutnya Bea Cukai Juanda bekerja sama dengan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk pengembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, dengan penggagalan barang haram dengan berat total 4.570 gram. Telah menyelamatkan 9.140 jiea generasi muda, dengan perhitungan 1 gram sabu di komsumsi dua orang.

“Mereka akan di jerat dengan pasal 113 ayat (2), UU No 35 tentang narkotika. Dan pasal 102 huruf e UU No 10 tahun 1995 tentang kepabeanan. Dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun,” jelasnya.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date