Petani Desa Tanon Curhat Pada Bu Haryanti

Kediri, Koran Memo – Sektor pertanian adalah sektor yang saat ini paling diperhatikan, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Demikian kata dr Hj Haryanti kepada anggota kelompok tani (poktan) Sumber Rejeki 1 yang Senin (7/9) pagi kemarin berbondong-bondong datang ke salah satu areal persawahan di Dusun Payak Desa Tanon Kecamatan Papar untuk bertatap muka dengan Haryanti.

Haryanti bersama kelompok tani di Desa Tanon
Haryanti bersama kelompok tani di Desa Tanon

Dalam kesempatan tersebut, Syaifudin, Ketua Poktan Sumber Rejeki 1 menceritakan tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh para petani di Desa Tanon. Pertama adalah masalah irigasi. Selama ini, petani Desa Tanon mengandalkan aliran irigasi sepanjang 600 meter yang alirannya mulai dari desa pertama di Kecamatan Papar hingga Desa Ngampel. Karena tidak adanya plengsengan yang mengatur arah air, terkadang ada beberapa sawah yang tidak mendapat pasokan air. Petani Desa Tanon berharap nanti akan ada plengsengan di saluran irigasi agar alirannya bisa sampai di tempat yang dituju. “Rencananya Kabupaten Kediri akan dibangun 20 km saluran irigasi berplengsengan,” ujar Haryanti.

Kedua adalah masalah sumber daya manusia yang kian berkurang untuk tandur benih. “Yang nandur biasanya perempuan-perempuan desa. Tapi sekarang ini sudah jarang perempuan yang mau turun ke sawah, sementara generasi sebelumnya sudah banyak yang tidak kuat,” cerita Syaifudin. Melihat kenyataan ini, dia berharap adanya alat tanam padi yang bisa diberikan kepada masing-masing gapoktan.

Kemudian masalah yang ketiga adalah tentang harga penjualan hasil sawah seperti jagung dan padi ketika musim panen yang selalu anjlok, sehingga sering membuat petani justru merugi. Agar hal tersebut tidak terus terjadi, para petani bisa menjual hasil sawahnya di bulog. Bulog akan membelinya sesuai dengan harga pasar sehingga petani bisa mendapatkan untung yang sesuai. “Lalu yang paling penting adalah, jangan sampai ijon,” tegas Haryanti. (c6)

Follow Untuk Berita Up to Date