Pesta Sabu di Rumah Kontrakan, Tiga Orang Dibekuk

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Aparat Unit 1 Satresnarkoba Polres Jombang menggerebek pesta sabu yang digelar di sebuah rumah kontrakan yang ada di Desa Denanyar Kecamatan Jombang. Dalam penggerebekan ini, polisi berhasil membekuk tiga orang yang terdiri dari, GWA (22), karyawan toko dan MR alias Ayu (27), keduanya warga Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang dan AIS (20), asal Desa Gajah Kecamatan Ngoro.

Selain itu turut disita sejumlah barang bukti dari lokasi. “Ketiganya masih dimintai keterangan untuk kepentingan pengembangan kasusnya,” kata Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch. Mukid kepada sejumlah wartawan, Jumat (3/5).

Dijelaskan, penggerebekan ini dilakukan bermula dari penyelidikan atas maraknya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di masyarakat. Dalam penyelidikan tersebut, petugas justru mendapat informasi terkait aktivitas mencurigakan di salah satu rumah kontrakan di Desa Tunggorono.

“Maka dari itu anggota melaksanakan pemantauan. Nah, pada hari Selasa (30/4) sekitar pukul 14.30 WIB anggota mendapat informasi jika ada aktivitas pesta sabu di TKP sehingga dilakukan penggerebekan,” ujar Mukid.

Sementara itu selain membekuk tiga orang, lanjut Mukid, dari penggerebekan yang dilakukan, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Seperti, 1 bungkus bekas rokok Grendel warna biru berisi 2 buah pipet kaca diduga ada sisa sabu habis dipakai, dengan berat kotor masing-masing 1,31 gram dan 1,25 gram, dan 1 buah tutup botol bekas minuman yang sudah terlobangi.

Kemudian, 1 buah korek api warna merah sebagai kompor, 1 satu buah pack sedotan plastik, 1 satu buah gunting warna hitam, 1 bungkus bekas rokok Surya Pro Mild berisi uang tunai sebesar Rp 350 ribu dan 3 buah HP berikut masing-masing kartu sim-nya.

“Mereka terindikasi menguasai dan melakukan penyalahguna narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Mukid.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu