Pesta Miras, Dua Pemuda Asal Blitar Meninggal Dunia

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Dua warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro tewas.  Mereka diduga meregang nyawa akibat overdosis minuman keras (miras) oplosan.

Mereka adalah MM (26) dan BS (21), warga Desa Papungan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Kapolres Kabupaten Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, polisi masih menyelidiki lebih lanjut tentang kasus  yang menggegerkan warga itu.

Menurut keterangan saksi, pesta miras itu dilakukan pada 18 September pekan lalu dan diikuti oleh 8 warga. Minuman yang ditenggak adalah jenis vodka yang dicampur dengan minuman bersoda.

Kemudian pada hari Minggu (20/9), salah satu korban yaitu MM mengalami mual dan kejang. Selanjutnya dilarikan ke salah satu rumah sakit di Kota Blitar. Nahasnya, MM dinyatakan meninggal oleh dokter pada Senin sore, 21 September.

Baca Juga: Hidupkan Roda Perekonomian Saat Pandemi Covid-19

Sama dengan MM, BS juga mengalami keluhan yang sama dan dibawa ke rumah sakit. Dia dinyatakan meninggal dunia di hari yang sama dengan MM.

“Memang ada kejadian pesta miras yang digelar di Kanigoro. Setelah itu ada dua warga yang mengalami gejala sesak nafas, mual dan kejang. Setelah dibawa ke rumah sakit meninggal dunia,” kata Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani EP.

Baca Juga: Polisi Siat Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan dalam Pilkada Kabupaten Kediri

Pascakejadian, aparat kepolisian segera mengambil langkah cepat dengan penyelidikan. Hasilnya, satu orang sopir diamankan diduga sebagai penjual dari miras yang mengakibatkan dua korban tersebut.

“Setelah diselidiki, diamankan penjual miras yang ternyata adalah sopir,” lanjutnya.

Kapolres menambahkan, sembari menunggu hasil autopsi, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dari mana penjual memperoleh minuman keras tersebut.

Reporter: Saifudin/Abdul Aziz Wahyudi

Editor: Della Cahaya