Pesta Miras di Bantaran Brantas, 4 Pemuda Terjaring Razia

Kediri, koranmemo.com — Petugas Satpol PP Kota Kediri menjaring empat pemuda tengah pesta  minuman keras (miras) di Bantaran Sungai Brantas, Rabu (16/10) sekitar pukul 21.50 WIB. Selain empat pemuda, dua pasangan kekasih yang berada di warung Lebak Tumpang Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, juga diimbau untuk ke kantor Satpol PP.

Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, delapan orang yang dibawa ke kantor Satpol PP Kota Kediri, karena dikhawatirkan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. “Mereka sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga masing-masing, petugas juga melakukan pendataan dan pembinaan terlebih dahulu,” jelasnya, Kamis (17/10).Sementara itu, Kasie Penegak Produk Hukum Daerah (PPHD), Edy Santoso mengatakan, petugas terlebih dahulu melakukan patroli dan menyasar warung yang berada di Lebak Tumpang. Di sana, petugas menemukan pasangan kekasih di dua lokasi yang berbeda. “Karena tempatnya tidak ada lampu penerangan, kami imbau untuk pindah,” ucapnya.

Petugas pun meminta dua pasangan yang berada di warung untuk ikut ke kantor Satpol PP. Karena, selain lokasi yang tidak dilengkapi lampu penerangan, lokasi tersebut juga dinilai rawan tindak kejahatan, misalnya begal atau tindakan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dari hasil pendataan petugas, diketahui dua pasangan ini berinisial DDA perempuan dengan BF laki-laki asal Kecamatan Pesantren Kota Kediri dan YA perempuan asal Kecamatan Pesantren Kota Kediri dengan RA laki-laki asal Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. “Satu pasangan berusia sekitar 18 tahun dan sudah lulus sekolah serta satu pasangan lainnya berusia sekitar 40 tahun,” ujarnya.

Pasangan berusia 40 tahun ini, lanjutnya, bukan pasangan selingkuh. Pasalnya, laki-laki masih belum menikah dan perempuan sudah bercerai dengan pasangannya. Kedua pasangan tersebut juga tidak melakukan tindakan yang mengarah ke tindak asusila ataupun tindakan tidak senonoh lainnya.

Selanjutnya, petugas yang masih melakukan patroli menemukan empat pemuda yang sedang pesta miras. Karena mereka mengkonsumsi miras di tempat umum dan dikhawatirkan melakukan hal-hal yang mengganggu warga lainnya, mereka pun dibawa ke kantor Satpol PP.

Dari hasil pemeriksaan petugas, keempat pemuda tersebut diketahui berinisial PT (18), AM (21), RD (21), dan NS (24) asal Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. “Kami khawatir mereka melakukan tindakan yang merugikan orang lain. Karena, orang di bawah pengaruh minuman beralkohol, emosinya cenderung labil,” imbuhnya.

Menurut Edy, mereka bisa juga membahayakan diri sendiri, setelah mengkonsumsi miras pasti akan berpengaruh pada kemampuan untuk mengontrol gerak tubuh. Jika mereka memaksa mengendarai sepeda motor, tidak menutup kemungkinan bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date