Pesta Kembang Api Warnai Pembukaan Perayaan Grebeg Suro 2017

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Jutaan penonton pembukaan perayaan Grebeg Suro tahun 2017 dan Peringatan hari jadi kabupaten Ponorogo ke 521 tahun, terpukau dengan aktraksi kembang api di langit Alun-alun Ponorogo.

Bahkan, pertunjukkan yang memiliki durasi hingga 30 menit itu, membuat sejumlah penonton wanita menjerit mendengar dentuman kembang api, yang dilontarkan dari belakang panggung utama pagelaran.

Dalam pegelaran grebeg suro tahun ini, Pemkab Ponorogo,  menyajikan rangkaian kegiatan lomba hingga pameran serta pertunjukan seni, yang akan menyemarakan dua even besar yang akan dimulai sejak 12 hingga 21 September.

Ketua panita perayaan grebeg suro dan hari jadi ke 521, Agus Pramono mengatakan, lebih dari 30 grup andil bagian dalam festifal reog mini ke 15, diantaranya 21 perwakilan dari kecamatan di Ponorogo dan 9 peserta dari sekolah SD dan sekolah menengah di Ponorogo. Sedangkan untuk festival reog nasional diikuti 26 peserta diantaran  13 grup reog dari Ponorogo dan 13 dari luar Kabupaten Ponorogo.

”Mereka akan memperebutkan piala bergilir Presiden RI. Sejumlah kegiatan mulai lomba, hingga pawai budaya akan dilaksanakan selama perayaan grebeg suro,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo ini.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memaparkan, tema perayaan grebeg suro dan peringatan hari jadi Kabupaten Ponorogo ke 521 tahun ini adalah, wujud semangat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan Ponorogo kota budaya. Hal ini menjadi bukti selain dalam upaya melestarikan kesenian reog, juga sebagai upaya dalam membangkitkan potensi wisata daerah. Diharapkan upaya ini dapat berimbas pada peningkatkan ekonomi warga dan kesejahtraan warga Ponorogo.

“Agar generasi penerus juga ikut mencintai dan bangga memiliki kesenian yang mendunia yaitu Reog Ponorogo. Tak hanya reog tahun ini di Ponorogo semakin banyak bangkit desa-desa wisata dan sudah dikenal seluruh wisatawan diluar kabupaten Ponorogo. Ini adalah upaya kita dalam mewujudkan Ponorogo Kota Budaya,”pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *