Pertanian Padi dengan Sistem Blok (1)

Butuh Ketelatenan dan Modal Lebih,Panen Bisa Berlipat Ganda

Sistem tanam padi dengan cara blok atau dipetak-petak yang dilakukan oleh kelompok tani Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri yang berlangsung mulai Maret 2015 lalu kini membuahkan hasil. Menjelang 10 hari sebelum panen, hasil diprediksi lebih bagus daripada tanam padi dengan sistem seperti biasanya.

Dalam sistem blok yang menggunakan contoh padi jenis ciherang ini tiap kotak ditanami 36 benih. Kemudian antara kotak 1 dan kotak lain diberi jarak sekitar 15 cm. Hal ini memang sangat membutuhkan ketelatenan yang tinggi karena harus dengan sabar menancapkan benih satu per satu setiap kotaknya.

Namun ketelatenan dalam penanaman tersebut tidaklah sia-sia. Tiap satu benih tumbuh menjadi 10 batang padi dengan 1 malai di setiap batangnya. Dalam satu malai padi itu akhirnya bisa menghasilkan sekitar 130 bulir. Sehingga jika dikalkulasi satu blok yang ditanami 36 benih padi bisa menghasilkan sekitar 1,5 kilogram beras. Apabila dihitung dalam hitungan lebih besar,sistem blok bisa menghasilkan beras sebanyak 12 ton per hektare.

Hal ini sangat bagus mengingat jika menanam padi dengan sistem seperti biasa hanya mampu menghasilkan panen sebanyak 8 ton per hektare. Namun hasil yang besar juga membutuhkan usaha yang lebih besar.

Penanaman padi dengan sistem blok membutuhkan ketelatenan mulai dari penyiapan lahan,penanaman hingga perawatan padi saat tumbuh. Selain faktor tersebut,butuh modal usaha yang lebih besar agar petani bisa merasakan panen yang berlipat ganda seperti ini.

Nawawi , salah satu anggota kelompok tani tersebut menjelaskan jika penanaman dengan sistem blok ini membutuhkan ketelatenan dari petani dan modal lebih besar. “Dalam penanaman dengan sistem ini petani harus lebih telaten dan harus mengeluarkan modal sedikit besar. Tetapi masalah panennya petani dijamin akan bisa tersenyum mengetahui hasilnya yang berlipat ganda,”jelasnya.

Kelompok tani ini sengaja menerapkan sistem penanaman tersebut agar kelak bisa menikmati hasilnya. Kelompok ini menamakan misinya dengan sebutan “menunggu senyum para petani”.karena selama ini banyak petani yang mengeluh terhadap hasil panen padi yang ditanam dengan sistem lama. Sehingga diharapkan dengan adanya sistem blok ini para petani bisa merasakan panen yang berlimpah meskipun harus menggunakan ketelatenan dan modal yang lebih.(andik sukaca/bersambung)

Follow Untuk Berita Up to Date