Pertandingan Persik vs PSIM Yogyakarta Usai, Suporter Persik Dilempari Bom Molotov

Kediri, koranmemo.com – Mulai kerusuhan setelah pertandingan selesai. Suporter Persik yang hendak mengambil kendaraan di tempat parkir  di sisi timur Jalan, tiba-tiba ada yang melempar batu dan mengarahkan kembang api dari arah barat Jalan Ahmad Yani. Ini merupakan hal yang sangat aneh, suporter tuan rumah malah diserang terlebih dahulu oleh suporter tim tamu PSIM Yogyakarta.

“Awalnya suporter Persik mau ambil motor, karena memang di sini khusu parkir motor. Memang untuk tiga mobil itu sudah ada di sini mulai pukul 10.00 WIB dan memang tidak ada yang jaga di sini kalau jam segitu. Mulai jaga ya pukul 14.00 WIB,” jelas Seno, salah satu warga.Sontak kejadian tersebut menyulut amarah suporter Persik yang ada di sisi timur jalan. Akibatnya, suporter melampiaskan amarah pada tiga mobil dengan plat nomor polisi berawalan AB itu. Suporter PSIM yang berada di arah barat kembali melempari dengan menggunakan batu.

Tak cukup dengan batu, beberapa suporter di sisi barat juga kembali menyalakan kembang api yang di arahkan ke timur. “Ada juga yang melempar bom molotov, tapi untungnya tidak sampai ke sini. Ini beberapa motor suporter juga masih ada, untungnya tidak ikut dirusak,” tuturnya.

Sementara itu, petugas Polresta Kediri melakukan mediasi dengan para suporter Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta di Jalan Ahmad Yani Kota Kediri atau sebelah utara Stadion Brawijaya Kota Kediri. Kerusuhan ini terjadi ketika tuan rumah Persik berhasil menggilarls PSIM Yogyakarta 2 gol tanpa balas.

Informasi yang diperoleh Koranmemo.com dari beberapa suporter, kendaraan milik suporter baik dari Persik maupun PSIM Yogyakarta mengalami kerusakan. “Di parkiran Tirtoyoso juga ada mobil yang dirusak, dan beberapa sepeda motor pun rusak,” tutur AD salah satu suporter.Selain mengakibatkan beberapa kendaraan rusak, ternyata kerusuhan juga mengakibatkan beberapa suporter mengalami luka akibat lemparan batu. Petugas Polresta Kediri melakukan evakuasi suporter yang berada di Tirtoyoso dengan menggunakan mobil water canon.

Sekitar 20 meter ke luar dari Tirtoyoso, mobil water canon yang membawa suporter PSIM sempat terkena lemparan batu dari suporter lain yang sempat membuat mobil water canon berhenti. Setelah Polresta Kediri menegur suporter, akhirnya mobil kembali melaju ke arah utara.

Meskipun demikian, ribuan suporter masih berada di depan Tirtoyoso. Pasalnya, sepeda motor beberapa suporter Persik Kediri ada yang diparkir di tempat parkir Tirtoyoso.

Dari pantauan Koranmemo.com, arus lalu lintas terpaksa dialihkan. “Petugas juga mengalihkan arus lalu lintas, ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Kasat Lantas Polresta Kediri, AKP Ahmad Risky.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date