Persik Kediri Yakin Pemain Asing Akan Kembali

Kediri, koranmemo.com – Banyaknya penggawa asing yang hengkang karena dampak pandemi serta tak kunjung adanya kejelasan karena kelanjutan Liga 1 Indonesia, tentu membuat kekhawatiran tersendiri bagi klub. Apalagi saat ini satu-satunya pemain asing Persik, Jefferson Formigao sedang kembali ke negara asalnya. Jika Februari nanti tidak ada kejelasan maka pemain asal Brazil tersebut tidak akan kembali.

Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah menjelaskan akhir kontrak Jefferson dan penggawa lain sampai dengan Februari nanti. Untuk saat ini menurutnya seluruh pemain yang pulang status kepemilikannya masih berada di klub asal Kota Kediri. “Kontrak Jefferson sampai Februari, kami sesuaikan dengan janji dari federasi dan PT LIB yang akan menjalankan kompetisi tahun depan,” katanya.

Dia mengaku, saat ini karena liga belum ada kejelasan dan kontrak baru berakhir tahun depan, klub masih belum melakukan renegosiasi dengan pemain asing. Perpanjang kontrak akan diajukan jika kompetisi bergulir Februari mendatang. “Kalau Februari benar bergulir, saya yakin Jefferson akan kembali,” tukasnya.

Melihat kondisi ini, Pelatih Kepala Persik Kediri, Budi Sudarsono klub memang mengalami kesulitan untuk mempertahankan pemain. Sampai saat ini hanya 1 legiun asing saja yang masih bertahan. Sementara lainnya yakni, Ante Bakmaz, Gaspar Vega, dan Nikola Asceric sudah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak. “Memang sudah banyak asing pemain atau lokal yang keluar, tapi secara skuat kami masih berusaha memaksimalkan pemain yang ada,” katanya.

Adanya pemain yang hengkang menurut Budi memang wajar. Selain karena nilai kontrak dipangkas menjadi 25 persen, persaingan dalam skuat membuat pemain lokal ada yang memilih meninggalkan tim. “Ya memang kondisi seperti ini, kami pelatih dan pemain juga belum tahu bagaimana kompetisi kedepannya,” imbuhnya.

Kendati masih belum mendapatkan kejelasan, dia berharap tahun 2021 nanti sesuai proyeksi yang direncanakan oleh klub. Penggawa-penggawa yang rata-rata dibawa dari Liga 2 dapat berkembang dan bersaing melawan klub Liga 1 lainnya.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor: Della Cahaya