Persiapan Jelang FLS2N, Manfaatkan Waktu Libur Sekolah

Share this :

Kediri, koranmemo.com — Menjelang tahap seleksi tingkat kecamatan ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Kota Kediri jenjang sekolah dasar (SD), pihak sekolah sudah mulai mempersiapkan peserta didik yang akan mengikuti lomba. Mereka memilih memanfaatkan waktu libur sekolah untuk melatih para siswa, sesuai dengan bidang lomba yang diikuti.

Kepala SD Negeri Mrican IV, Soerjani mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan sejak satu minggu yang lalu. Setidaknya, dari lima bidang lomba, ada tiga bidang lomba yang diikuti. “Yang sudah mulai latihan itu lomba seni tari, setiap satu minggu sekali. Untuk persiapan yang lain, masih menyusul,” ujarnya, Minggu (7/7).Para siswa yang menjadi peserta, berlatih di rumah tenaga pendidik sehingga mereka lebih leluasa untuk mengikuti latihan dan siswa lebih nyaman untuk berlatih jika ada gerakan yang kurang dimengerti. Memanfaatkan waktu libur, diharapkan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Selain itu, dengan mengikuti ajang FLS2N, dinilai dapat mengembangkan bakat dan minat siswa sesuai bidang yang diikuti. Soerjani pun berharap, mengikuti kegiatan lomba juga dapat menjadi bekal siswa saat berada di masyarakat. Karena, mampu meningkatkan mental dan rasa sosial antara satu siswa dengan siswa yang lain.

Hal senada juga diutarakan Eko Murdianingsih Setiani, Kepala SD Negeri Banjaran II. Tidak sekadar menjadi wadah mengembangkan bakat dan meningkatkan rasa percaya diri pada siswa, namun FLS2N menurutnya, juga meningkatkan potensi yang dimiliki oleh siswa. Dari lima bidang lomba, hanya satu bidang lomba yang tidak diikuti, yaitu lomba kriya anyam.

Pihaknya juga memanfaatkan waktu libur sekolah untuk melatih para peserta lomba. Pasalnya, seleksi FLS2N tingkat kecamatan dimulai tanggal 16 sampai 18 Juli. “Pada tanggal itu, sekolah sudah mulai aktif dengan agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai tanggal 15 sampai 17 Juli. Biasanya, awal tahun ajaran baru lumayan banyak kegiatan sehingga kami dan persetujuan wali murid, melakukan latihan saat libur sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Suwarni, Kepala SD Negeri Ngampel II menambahkan, selain dari pihak sekolah, ada pembina tambahan untuk melatih siswa dalam menghadapi seleksi FLS2N. Pasalnya, ada siswa yang mengikuti lomba pantomim sehingga memerlukan latihan dan pembinaan yang baik. Dengan mencoba hal yang baru, diharapkan siswa mendapat banyak pengalaman untuk membentuk karakter.

Selain menambah pengalaman siswa, mengikuti ajang FLS2N juga mendidik siswa agar mencintai dan dapat melestarikan budaya bangsa. “Sekarang, prestasi tidak hanya di bidang akademik saja yang diperhitungkan, tapi juga non akademik juga sangat mendukung perkembangan siswa untuk masa depan mereka,” ucapnya. (Adv)

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date