Peringati Hari Anti Korupsi, Ini yang Dilakukan Kejari Nganjuk

Nganjuk, koranmemo.com – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun  2018, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menggelar lomba yel – yel, pidato dan cerdas cermat untuk para pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat,Rabu (28/11). Kegiatan berlangsung di tiga lokasi, yakni untuk lomba yel-yel di Gedung Wanita Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Lomba cerdas cermat di SMPN 5 Nganjuk, sedangkan untuk lomba pidato digelar di SMPN 1 Nganjuk.

“Tujuan pelaksanaan lomba ini, untuk mengenalkan kepada peserta didik di Kabupaten Nganjuk agar lebih memahami apa itu korupsi, apa akibatnya jika sampai dilakukan, dan dampak buruk apa yang akan dialami masyarakat apabila sampai terjadi korupsi,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk, Ardiansyah SH.MH.

Alasan dipilihnya SMP sederajat, lanjut Kajari, karena SMP adalah usia emas dimana pada usia tersebut sangatlah tepat apabila diberi wawasan tentang korupsi.

“Harapan kami kedepan, para peserta didik ini betul-betul memahami tentang bahaya korupsi. Memang untuk saat ini masih sebatas tingkat SMP sederajat, kedepan kita harapkan untuk tingkat SMA juga digelar dan kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan Kejaksaan,” paparnya.

Pantauan Koranmemo.com dengan berbagai kreasi dan kemampuannya, para peserta dari 28 grup SMP beratraksi di hadapan dewan juri dari Kejari Nganjuk. Dengan penuh semangat dan percaya diri menampilkan yel-yel tentang anti korupsi. Begitu juga peserta lomba pidato yang terdiri dari 27 peserta, dengan gaya berbeda para peserta menyampaikan bahaya korupsi terhadap kelangsungan bangsa dan Negara.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, dengan kegiatan tersebut dapat mengenalkan kepada anak-anak tentang korupsi.

“Mereka (peserta) merupakan embrio bangsa, generasi penerus, jika sejak dini sejak sekolah menengah pertama sudah dikenalkan tentang bahaya korupsi, kedepannya jika mereka hidup di masyarakat dapat mengetahui bahaya korupsi. Sehingga, korupsi dapat hilang negeri kita ini,” katanya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date